PURWOREJO, Joglo Jateng – Jajaran Polres Purworejo memusnahkan 4.416 botol miras berbagai jenis usai menggelar Apel Operasi Terpusat Ketupat Candi 2026 di Jalan Proklamasi, Kamis (12/3/2026) sore. Pemberantasan penyakit masyarakat ini menjadi komitmen keras aparat dalam menciptakan suasana kondusif menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Apel gelar pasukan di depan Kantor Bupati tersebut dipimpin langsung oleh tiga pilar daerah. Mereka adalah Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, dan Dandim 0708 Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja.
Pemusnahan ribuan botol minuman keras yang digilas menggunakan alat berat ini merupakan hasil sitaan dari pelaksanaan Operasi Pekat selama bulan suci Ramadan.
Bongkar Kasus Petasan dan Prostitusi Bayan
Tidak hanya berfokus pada pemberantasan minuman keras, kepolisian turut mengambil langkah tegas terhadap potensi ancaman ledakan yang kerap muncul jelang hari raya.
“Dua orang tersangka kasus petasan berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Purworejo. Barang bukti yang disita masing-masing 1,5 kg dan 3,5 kg bahan baku mercon (mesiu) yang rencananya akan dipakai untuk meracik mercon. Kegiatan meracik mercon bisa sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata AKBP Windy Syafutra.

Di sisi lain, Kapolres menambahkan bahwa pihaknya juga membongkar kasus dugaan prostitusi yang meresahkan warga di sebuah tempat indekos wilayah Kecamatan Bayan.
Aparat menindaklanjuti dua pengaduan terkait dugaan praktik perzinaan di lokasi tersebut. Saat ini, para pelaku telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga maupun pemerintah desa setempat untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.
Siagakan 456 Personel Amankan Arus Mudik
Terkait pengamanan lalu lintas dan pemudik, pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di Kabupaten Purworejo akan berlangsung selama 13 hari, tepatnya mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Sebanyak 456 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, BPBD, serta instansi terkait disiagakan penuh untuk menjaga kelancaran mobilitas warga.
Polres Purworejo juga telah mendirikan satu Pos Terpadu di Kutoarjo. Skema pengamanan diperkuat dengan pembentukan delapan Pos Pengamanan (Pospam) di titik strategis seperti Ketawang, Nampu, Pasar Krendetan, Plaza Purworejo, dan Maron.
Sementara itu, Pos Pelayanan (Posyan) disiapkan di pusat mobilitas massa, yakni Terminal Purworejo dan Stasiun Kutoarjo. (mrn/rds)










