KENDAL, Joglo Jateng – Aksi nekat warga mewarnai proses evakuasi truk yang terseret dan tenggelam akibat banjir Sungai Bodri di Dusun Taruman, Desa Singorojo, Kabupaten Kendal, Rabu (22/4/2026) pagi.
Peristiwa bermula saat sebuah truk milik warga setempat digunakan untuk mengambil batu di aliran Kali Bodri sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, kondisi cuaca dilaporkan mendung disertai gerimis.
Di tengah aktivitas tersebut, debit air sungai tiba-tiba meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu. Arus yang datang secara mendadak membuat truk yang berada di pinggir sungai tidak sempat dipindahkan.
Camat Singorojo, Chandra Putra, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pemilik kendaraan sempat berupaya menghidupkan mesin untuk mengevakuasi truk dari lokasi. Namun air yang datang dengan cepat masuk ke bagian mesin sehingga kendaraan tidak dapat diselamatkan.
“Upaya memindahkan truk sudah dilakukan, tetapi arus datang sangat cepat dan kendaraan akhirnya terseret hingga tenggelam,” ujarnya.
Proses penyelamatan sempat dilakukan dengan menarik truk menggunakan tambang. Namun derasnya arus Sungai Bodri membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan untuk membantu. Dalam proses evakuasi, sejumlah warga bahkan turun langsung ke sungai dan berenang untuk mengikat badan truk dengan tambang.
Evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi truk sudah terendam dan arus masih deras. Warga kemudian menggunakan kendaraan jeep untuk membantu menarik truk secara bersama-sama.
Setelah melalui proses yang cukup berat, truk akhirnya berhasil dievakuasi dari dasar sungai. Meski demikian, kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kabin dan bak akibat benturan batu serta kuatnya arus banjir.(ags)










