Kendal  

DKP Kendal Tebar 90 Ribu Benih Ikan di Sejumlah Perairan Umum

SIAP: Kepala DKP Kendal, Hudi Sambodo bersama jajarannya menebar puluhan ribu bibit ikan di sungai Desa Jerukgiling, Selasa (5/5/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal menebar sebanyak 90 ribu benih ikan di sejumlah perairan umum sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Kegiatan restocking dilakukan di beberapa titik, di antaranya Sungai Desa Jerukgiling, Sungai Kaliloning atau Kali Waridin, serta Sungai Magelung di Desa Magelung. Upaya ini dilakukan DKP Kendal bersama unsur pemerintah, masyarakat, kelompok pemerhati lingkungan, hingga pelajar.

Kepala DKP Kendal, Hudi Sambodo, mengatakan benih ikan yang ditebar terdiri dari jenis karper dan tawes. Penebaran dilakukan untuk memulihkan populasi ikan lokal yang mengalami penurunan.

Restocking ikan merupakan langkah strategis untuk menjaga populasi ikan di perairan umum agar tetap berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, ikan yang tumbuh di perairan umum dapat dimanfaatkan masyarakat, baik untuk konsumsi maupun dijual, sehingga berpotensi menjadi sumber tambahan pendapatan warga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai dengan tidak melakukan penangkapan ikan secara ilegal, seperti menggunakan setrum, racun, maupun alat tangkap yang merusak lingkungan.

“Penangkapan ikan diharapkan dilakukan dengan cara ramah lingkungan seperti memancing agar populasi ikan tetap terjaga,” kata Hudi.

Melalui kegiatan ini, keberadaan sungai diharapkan dapat terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.

Salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, Amar, menyambut baik program penebaran benih ikan tersebut. Ia menilai kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Kalau ikan di sungai semakin banyak, nanti bisa dimanfaatkan warga. Selain untuk dikonsumsi, juga bisa menambah penghasilan,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar populasi ikan di sungai tetap terjaga dan hasilnya bisa dirasakan berkelanjutan oleh masyarakat. (ags/gih)