Kendal  

SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Buktikan Lulusan Siap Kerja, Banyak Alumni Tembus Perusahaan dan Kampus Negeri

Prosesi wisuda dalam acara pelepasan siswa SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo yang berlangsung khidmat di aula sekolah, Sabtu (9/5).(Agus/Joglo Jateng)

 

KENDAL, Joglo Jateng – SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo kembali melepas para siswanya dalam prosesi wisuda yang berlangsung penuh haru. Dalam acara tersebut, sekolah menegaskan komitmennya mencetak lulusan siap kerja dan siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kepala SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo, Shofiq Ghorbal, menyampaikan bahwa para siswa telah menjalani proses pendidikan selama tiga tahun dengan berbagai pembelajaran keterampilan dan keahlian sesuai jurusan masing-masing.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama di sekolah harus mampu diterapkan saat memasuki dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

“Anak-anak harus siap menghadapi tantangan setelah lulus karena persaingan dunia kerja dan pendidikan cukup besar,” katanya, Sabtu (9)5/2026).

Selain keterampilan, pihak sekolah juga menekankan pentingnya akhlakul karimah sebagai bagian dari bekal kehidupan para lulusan. Hal tersebut menjadi bagian dari visi pendidikan yang diterapkan di sekolah.

Dalam prosesi wisuda itu, sejumlah siswa mendapat penghargaan sebagai lulusan terbaik. Muhammad Fauzan menjadi wisudawan terbaik secara umum. Sementara Arjun Kisamawana meraih penghargaan terbaik jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Kemudian Muhammad Wisnu Nur Rizki menjadi lulusan terbaik jurusan Teknik Elektronika Industri sekaligus diterima di Politeknik Negeri Semarang pada program Teknik Rekayasa Informatika.

Selain itu, beberapa siswa lain seperti Siska dari jurusan Akuntansi, Fidya, dan Diska juga mendapat penghargaan sesuai bidang kompetensinya.

Shofiq menyebut banyak alumni SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo yang telah bekerja di berbagai perusahaan. Di antaranya PT Papua Abadijaya, CVDIPO Warung Ban, PT Nesta Indonesia, AHASS, dan sejumlah perusahaan lainnya.

“Beberapa alumni yang telah bekerja antara lain Andra Prasetya di Merauke, Adi Gunawijoyo, Dani Agus Setiawan, Reyan, Ariel, serta Yudha Tantowijaya di PT Nesta Indonesia,” ungkapnya.