187 Atlet Purworejo Dikukuhkan, Siap Berlaga di Ajang Porprov Jateng 2026

PENGUKUHAN: Wabup Purworejo sekaligus Ketua Kontingen Porprov, Dion Agasi Setiabudi menerima pataka dari Sekda Suranto saat pengukuhan Kontingen Porprov Kabupaten Purworejo di GCH, Sabtu (9/5/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo resmi mengukuhkan atlet dan pelatih yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah. Acara pengukuhan tersebut digelar di Ganeca Convention Hall (GCH), Sabtu (9/5/2026).

Sebanyak 187 atlet dan pelatih siap bertempur di laga prestisius tingkat provinsi tersebut. Didaulat sebagai Ketua Kontingen Porprov adalah Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi.

Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Muhammad Abdullah mengatakan, seluruh atlet dan pelatih yang mengikuti pemusatan latihan akan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Perhatian ini akan diberikan penuh selama masa persiapan Porprov.

“Total ada 187 atlet dan pelatih yang mengikuti babak kualifikasi Porprov dari 36 cabang olahraga. Dari jumlah itu, akhirnya 26 cabang olahraga berhasil lolos dan masuk dalam kontingen Porprov,” kata Abdullah, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, para atlet dan pelatih akan menerima bantuan transpor latihan selama enam bulan, terhitung mulai April hingga September 2026. Nilai bantuan yang diberikan berkisar antara Rp 600 ribu hingga Rp 900 ribu per bulan, disesuaikan dengan prestasi masing-masing cabang olahraga.

“Ini bentuk komitmen pemerintah daerah agar atlet bisa fokus menjalani latihan dan persiapan menghadapi Porprov,” ujarnya.

Tak hanya itu, seluruh atlet, pelatih, dan anggota kontingen juga akan mendapatkan perlindungan penuh dari BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut mulai berlaku sejak para atlet resmi dikukuhkan sebagai bagian dari kontingen Purworejo.

Menurut Abdullah, perlindungan BPJS sangat penting untuk memberikan rasa aman selama para atlet menjalani latihan maupun pertandingan. “Kalau terjadi sesuatu saat latihan, semuanya akan di-cover BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

“Karena itu nanti setelah pengukuhan ada sesi khusus sosialisasi terkait pemanfaatan BPJS,” jelasnya menambahkan.