TMMD Sengkuyung Tahap II Pemalang Rampung, Talud 778 Meter di Desa Klareyan Tuntas

Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Lapangan Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Kamis (21/5/2026). (HUMAS/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang resmi berakhir. Penutupan ini menandai tuntasnya berbagai proyek fisik vital, termasuk pembangunan talud sepanjang 778 meter di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan.

Penyelesaian infrastruktur desa ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mempercepat kemajuan di wilayah perdesaan.

Upacara penutupan tersebut digelar secara langsung di Lapangan Desa Klareyan pada Kamis (21/5/2026). Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, Letkol Inf Muhammad Arif, bertindak sebagai inspektur upacara.

Mewakili Panglima Kodam IV/Diponegoro, Letkol Inf Muhammad Arif membacakan amanat yang menekankan pentingnya gotong royong. Tahun ini, program tersebut mengusung tema TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.

Bangun Talud hingga Rehab RTLH

Sekretaris Operasi TMMD, Eko Budiharjo, melaporkan bahwa sasaran fisik utama di Desa Klareyan telah diselesaikan sesuai target. Proyek tersebut berupa pembuatan talud sepanjang 778 meter dengan lebar 0,32 meter dan tinggi 0,65 meter.

Selain talud, Satgas TMMD Pemalang juga sukses merampungkan perbaikan jalan, rehabilitasi jembatan, hingga pembangunan saluran irigasi. Fasilitas publik pendukung seperti tempat ibadah, sekolah, dan puskesmas tak luput dari sasaran perbaikan.

Dampak program ini juga langsung menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan fasilitas jambanisasi bagi warga.

Edukasi Stunting dan Kebangsaan

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap II juga menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berbagai kegiatan nonfisik telah digulirkan untuk membekali warga setempat.

Rangkaian edukasi tersebut mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum, pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga sosialisasi penerimaan prajurit TNI. Isu kesehatan dan ketahanan pangan juga menjadi sorotan utama.

Satgas turut memberikan edukasi penanganan stunting, pelayanan Keluarga Berencana (KB), penyuluhan pertanian, serta sosialisasi penanganan bencana alam dan tertib administrasi kependudukan. (hms/rds)