Pembangunan Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Semarang Mulai MPLS

KONDISI: Bangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Kota Semarang di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Selasa (14/7/2026). (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Kota Semarang di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, masih terus dikebut meski telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Sejumlah fasilitas yang masih dalam proses pengerjaan meliputi asrama putri jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), kantin Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga penataan kawasan sekolah.

Di tengah proses pembangunan tersebut, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap berlangsung di gedung serbaguna kompleks Sekolah Rakyat.

Ratusan siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD), SMP, hingga SMA mengikuti kegiatan perdana yang diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah serta berbagai aktivitas edukatif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto mengatakan, seluruh siswa Sekolah Rakyat telah mengikuti kegiatan MPLS.

Ia menyebutkan hari pertama MPLS berlangsung meriah dengan sejumlah siswa menampilkan bakat dan kemampuan mereka di hadapan peserta lainnya.

“Alhamdulillah pembukaan saat ini, jumlah peserta terpenuhi. Bahkan ada yang masuk cadangan. Jadi nanti misalkan ada yang mundur, cadangan itu akan naik,” ujarnya.

“Untuk SD 90 siswa, SMP 90 siswa, dan SMA 90 siswa semuanya terpenuhi. Hari ini juga sudah dimulai MPLS,” sambung Handi saat ditemui di SR Terintegrasi 1 Kota Semarang, Kecamatan Tembalang, Selasa (14/7/2026).

Handi menjelaskan, pembangunan gedung Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai 99 persen. Pengerjaan saat ini hanya menyisakan penyelesaian akhir skala kecil.

Para siswa yang sementara ini masih menempati Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Semarang dijadwalkan pindah ke gedung baru pada akhir Juli 2026.

“Nanti di akhir bulan. Hari ini kita lihat masih ada pekerjaan minor, finishing-finishing kecil,” jelasnya.

“Dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan tanggal 25 Juli 2026 semuanya sudah bersih karena kontraknya memang selesai pada 25 Juli 2026,” imbuhnya.