Batang  

Pemkab Batang Hapus Tren Proyek Akhir Tahun, Siapkan Pola Baru Belanja APBD

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

BATANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mulai menata ulang pola pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menghindari penumpukan proyek pada akhir tahun anggaran.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyerapan anggaran sekaligus menekan besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, selama ini tingginya SILPA dipengaruhi pelaksanaan proyek yang terkonsentrasi menjelang akhir tahun.

Karena itu, mulai tahun anggaran 2027, pemerintah daerah akan membagi pelaksanaan proyek secara proporsional sejak awal tahun.

“Kami mulai membagi proyek dari kuartal pertama, kuartal kedua, kuartal ketiga, sampai kuartal keempat. Tidak boleh lagi menumpuk di belakang,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (16/7/2026).

Selain pemerataan jadwal pelaksanaan proyek, Pemkab Batang juga akan menerapkan lelang dini pada akhir tahun sebelumnya.

Dengan mekanisme tersebut, pekerjaan fisik diharapkan sudah dapat dimulai sejak awal tahun sehingga tidak terjadi keterlambatan pelaksanaan.

Faiz menilai pola tersebut akan membuat penyerapan APBD lebih efektif sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat lebih cepat karena pembangunan dapat berjalan sejak kuartal pertama.

“Harapannya Desember sudah ada lelang-lelang dini sehingga pada akhir tahun tidak ada lagi SILPA yang terlalu besar,” ujarnya.

Pola baru pengelolaan anggaran tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola keuangan daerah.

Tujuannya, agar pelaksanaan program pembangunan berlangsung lebih terencana, tepat waktu, dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat. (fan/ree/rds)