PURWOREJO, Joglo Jateng – Ratusan kicau mania atau penggemar burung kicau antusias mengikuti ajang bergengsi di Kabupaten Purworejo. Ajang tersebut adalah Pameran dan Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Purworejo Cup Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah di kawasan Alun-alun Purworejo, Minggu (19/7/2026).
Acara ini diikuti oleh berbagai komunitas kicau mania yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Seperti dari Kabupaten Magelang, Kebumen, Temanggung, Solo, Purbalingga, Wonosobo, dan Kota Semarang. Bahkan, ada pula peserta yang datang dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif ini.
Menurutnya, Piala Bupati Purworejo Cup bukan sekadar ajang perlombaan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana strategis.
Yakni untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan. Baik antarkomunitas pecinta burung maupun dengan masyarakat luas.
“Kegiatan ini juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Mulai dari penangkar, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga usaha pendukung lainnya,” imbuhnya.
Bupati berharap, kegiatan seperti ini juga bisa menjadi sarana yang baik. Khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian burung dan lingkungan sekitar.
“Hobi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam,” tuturnya.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang positif, kreatif, dan mampu memberikan manfaat bagi daerah,” ucap Yuli.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Anang Al Imron turut memberikan tanggapannya. Ia mengatakan bahwa ajang Bupati Purworejo Cup sebelumnya juga pernah digelar pada tahun 2024 lalu.
Ia berharap, ajang semacam ini dapat terus didukung keberlangsungannya secara rutin setiap tahunnya.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo yang telah mendukung sehingga acara ini dapat terlaksana,” tandasnya.
“Tentu dari kegiatan ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, utamanya melalui sektor UMKM,” pungkas Anang. (mrn/ree/rds)










