Ketegasan Kepala Sekolah Diapresiasi

Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat
PUJI KINERJA: Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah yang hadir dalam koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta se-Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. (AFIFUDIN / JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglojateng.com – Kinerja para kepala sekolah di Kabupaten Pemalang mendapat apresiasi karena telah melaksanakan aturan yang ketat di sekolahnya. Aturan ditegakkan secara tegas dan tidak pandang bulu kepada siapa saja.

Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat dalam rapat koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta se-Kabupaten Pemalang bercerita pernah tidak diperbolehkan masuk ke lingkungan sekolah saat uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Hal ini dikarenakan hanya orang tua atau wali siswa yang diperbolehkan masuk.

“Saya tidak perbolehkan masuk sekolah, dengan alasan orang tua siswa hanya boleh mengantarkan anaknya sampai depan gerbang sekolah,” katanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kejadian ini membuktikan profesionalisme satuan pendidikan di daerah tersebut. Pasalnya siapa pun harus mengindahkan peraturan tersebut. Diharapkan koordinasi antara sekolah dan dinas pendidikan dapat terus berjalan dengan baik guna meningkatkan mutu pendidikan daerah.

“Pihak pemerintahan akan selalu mendukung dan memberikan inovasi supaya pendidikan bisa terus dilakukan dengan keterbatasan yang ada. Tentunya hal ini juga perlu dukungan dari berbagai macam pihak,” lanjutnya.

Mansur berpesan kepada para kepala sekolah untuk menjadi figure yang dapat dijadikan oleh guru dan juga siswa. Ia yakin jika peran kepala sekolah dalam memberikan kontribusi di setiap sekolah sangat vital.

“Kedepan kepala sekolah harus bisa berinovasi, dan baik SMP swasta maupun negeri boleh bersaing asalkan untuk hal pendidikan dab hal yang positif,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala sekolah SMP baik swasta maupun negeri di kabupaten Pemalang. Tercatat sebanyak 121 kepala sekolah mengikuti rapat ini yang terdiri dari 61 kepala sekolah SMP Negeri, lima Kepala sekolah SMP Satu Atap serta sisanya dari SMP swasta.(cr1/akh)