BATANG, Joglo Jateng – Perolehan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2021 meningkat dari tahun sebelumnya. Meskipun, penggalangan dana tidak melibatkan masyarakat dan hanya ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara serta pegawai pemerintah daerah.
Ketua PMI Kabupaten Batang Ahmad Taufik menjelaskan, perolehan Bulan Dana pada tahun ini mencapai Rp 753 juta. Meningkat dari tahun sebelumnya yaitu Rp 668 juta.
“Kita memang tidak pakai target yang jelas kita berupaya agar tahun ini meningkat dari tahun kemarin dan alhamdulillah tercapai,” terangnya, Selasa (16/11).
Penggalangan dana ditujukan kepada ASN (Aparatur Sipil Negara), (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah), TNI, POLRI, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), dan perangkat desa. Pihaknya tidak melibatkan masyarakat secara umum karena kondisi pandemi covid-19.
“Termasuk anak-anak sekolah juga tidak, untuk tahun-tahun sebelum Covid kan anak-anak sekolah juga kita libatkan,” imbuhnya.
PMI menggunakan dana hasil penggalangan Bulan Dana tahun 2020 untuk beberapa sektor, meliputi penanganan bencana alam, rehab rumah warga, bantuan kesehatan bagi masyarakat, dan bantuan sosial. Pihaknya akan kembali menggunakan dana perolehan tahun ini untuk sektor-sektor tersebut.
“Jadi tidak hanya untuk kebencanaan saja, kita juga ke berbagai sektor salah satunya kesehatan,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengapresiasi terselenggaranya Bulan Dana PMI tersebut. Ia mengatakan, kesadaran masyarakat yang berupa dalam lembaga-lembaga pemerintah untuk berbagi tetap tinggi. Pihaknya berharap hal ini bisa terus dimanfaatkan dengan baik.
“Kesadaran masyarakat khususnya yang tergabung dalam lembaga-lembaga non-kemasyarakatan tetap tinggi, karena sumbangannya ternyata juga tidak turun,” ungkapnya. (cr1/gih)










