PEMALANG, Joglo Jateng – Menurut data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemalang target investasi tahun 2021 melampaui target. Dari RPJMD 2021, untuk target investasi sebesar Rp165.157.322.081 dapat terlampaui hingga mencapai Rp234.294.203.504 di pertengahan November. Guna mendukung iklim investasi yang baik, DPMPTSP merencanakan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di tahun 2022.
Kepala DPMPTSP Pemalang Khaeron melalui Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal (PM) Prasetio mengungkapkan, kemudahan berinvestasi di Kabupaten Pemalang menjadi salah satu alasan mengapa investor tertarik berinvestasi. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal.
“Ya produk dari Perda itu untuk permodalan ada OSS (Online Single Submision). Jadi disitu para investor lebih mudah mengurus perizinan untuk menanamkan modal lewat aplikasi online. Tidak perlu datang ke sini, bisa langsung mengurus izin,” jelasnya.
Selain itu ia melihat peluang investasi di Kabupaten Pemalang masih terbuka lebar. Sebab sumber daya alam (SDA) Pemalang sangat melimpah dan itu harus digali serta dikembangkan. Salah satunya di Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami yang mempunyai hamparan kebun bunga melati. Oleh karena itu pada 10 November lalu, Pemalang mendapatkan penghargaan Java Investment 2021 dari Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2021.
Pras mengatakan, sejak acara CJIBF 10 November di Kota Semarang beberapa waktu lalu, Kabupaten Pemalang banyak dilirik oleh investor, baik asing, maupun lokal. Seperti investor dari Taiwan yang mau menanamkan modalnya untuk industri alas kaki atau sepatu.
“Bukan hanya melimpahnya SDA, namun juga sumber daya manusia (SDM) pun dilirik oleh investor asing. Hal ini tentunya akan berdampak baik untuk perekonomian Kabupaten Pemalang,” ujarnya.
Lebih lanjut, untuk mendukung iklim investasi ini, nantinya DPMPTSP Kabupaten Pemalang akan merencanakan sebuah Mal Pelayanan Publik (MPP). Dengan kemudahan pelayanan investasi ia berharap, akan lebih banyak investor yang masuk di Pemalang.
“Masih tahap perencanaan tapi yang pasti 2022 nanti kami akan membuat MPP di Pemalang. Di mana semua pelayanan publik bisa diakses disana, termasuk kemudahan pelayanan investasi,” imbuhnya. (fan/all)










