PURBALINGGA, Joglo Jateng – Kasus aktif Covid-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi di Kabupaten Purbalingga kembali bertambah. Pada Senin (06/12), Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga mengonfirmasi satu penambahan kasus aktif.
Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Hanung Wikantono. Dengan adanya penambahan kasus ini, total kasus aktif menjadi tiga orang.
“Pada Kamis (2/12) bertambah satu orang, dan pada hari ini (Senin (06/12), red) kembali bertambah satu orang. Sehingga total kasus aktif hingga saat ini ada tiga orang,” ujarnya, belum lama ini.
Total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 sejak awal penanganan hingga saat ini 18.437 orang. Dari jumlah tersebut, 17.298 telah dinyatakan sembuh, 1.136 meninggal dunia, dan tiga orang melakukan isolasi mandiri.
Pihaknya optimistis dalam beberapa waktu ke depan, Kabupaten Purbalingga segera nihil kasus aktif Covid-19. Meskipun ada penambahan kasus, berdasarkan data dapat diindikasikan bahwa penyebaran dan penanganan pandemi Covid-19 terus terkendali.
Namun demikian, pihaknya meminta masyarakat setempat tidak euforia dengan tren pandemi yang mulai terkendali. Sehingga harus tetap memperkuat penerapan protokol kesehatan.
“Jangan melakukan pelanggaran protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir, warga Purbalingga tidak boleh bersikap euforia karena pandemi belum berakhir, mari tetap waspada dan memperkuat lagi protokol kesehatan,” imbuhnya.
Sejalan dengan ini, akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Arif Imam Hidayat, mengingatkan warga tentang pentingnya percepatan vaksinasi guna mengantisipasi varian baru Covid-19. “Pelaksanaan vaksinasi perlu dikebut antisipasi varian baru, terlebih akhir-akhir ini terdapat kabar kemunculan varian Omicron,” ucapnya.
Dosen Departemen Keperawatan Gawat Darurat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman itu mengatakan pemerintah juga perlu untuk memperkuat upaya pemeriksaan, pelacakan, dan penanganan kasus yang baru terjadi, untuk mencegah penularan yang semakin luas. Berbagai upaya tersebut diharapkan akan mencegah lonjakan kasus Covid-19 di masyarakat. (ara/ern)










