JAKARTA, Joglo Jateng – Penanganan kemiskinan ekstrem tahun 2022 akan dilakukan di 212 kabupaten/kota. Di mana 70 persennya merupakan wilayah pesisir.
Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin mengatakan, wilayah penanganan miskin ekstrem ditambah setelah tahun ini menangani 35 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 kabupaten atau 70 persen di antaranya merupakan wilayah pesisir. Hal ini juga berlaku untuk target tahun depan.
“Di tahun 2022 ternyata dari 212 kabupaten/kota, 147 di antaranya, 69 persen atau 70 persen lah, juga wilayah pesisir,” ujar Wapres saat memberikan keterangan pers seusai memimpin Rapat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Pesisir, di Istana Wapres, Selasa (21/12).
Dalam rapat tersebut, disamping membahas penanganan kemiskinan secara keseluruhan, dirinya beserta kementerian dan lembaga terkait juga melakukan upaya penekanan pengentasan kemiskinan ekstrem di pesisir. “Kita melibatkan Kementerian Kelautan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Ketenagakerjaan untuk pendidikan dan pelatihan,” jelasnya.
Wapres juga mengundang TNI Angkatan Laut karena memiliki program pembinaan wilayah bahari. Serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang memiliki program penanganan kemiskinan di daerah.
“Kita sudah lebih awal melakukan rencana aksi, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi kita sudah lebih awal. Dengan harapan di tahun 2022, 212 kabupaten/kota sudah kita tuntaskan, sehingga sisanya nanti itu bisa diselesaikan 2023, dan tahun 2024 kemiskinan ekstrem sudah nol persen,” ujarnya. (ara/ern)










