Oleh: Tri Widayati, S.S
Guru Bahasa Jawa SMAN 1 Karangnongko, Kab. Klaten
KEBERHASILAN pembelajaran dan ketercapaian tujuan akhir pembelajaran yang telah ditetapkan akan sangat dipengaruhi oleh kegiatan awal pembelajaran yang dilakukan guru. Fungsi dari kegiatan awal pembelajaran adalah untuk menciptakan awal pembelajaran yang efektif sehingga siswa siap secara penuh untuk mengikuti kegiatan inti pembelajaran.
Salah satu cara untuk menarik perhatian siswa terhadap materi yang akan dibahas adalah dengan membuat kaitan atau apersepsi pembelajaran. Siswa akan tertarik dengan materi yang akan dipelajari apabila mereka melihat kaitan atau hubungan dengan pengalaman mereka atau sesuai minat dan kebutuhan mereka. Untuk memotivasi semangat belajar siswa, kegiatan apersepsi mungkin sebagai alternatif pilihan yang jitu di awal pembelajaran. Apersepsi sebagai kesan pertama yang menggoda siswa. Memicu semangat kesiapan siswa untuk belajar yang menyenangkan. Tidak lagi memaksa belajar tapi dia sudah mau belajar.
Dalam hal ini, apabila apersepsi disajikan secara menarik hingga membuat siswa mampu menghubungkan materi ajar dengan pengetahuan siswa mengenai kehidupan nyata, sehingga diharapkan dapat membentuk suasana psikologis yang menyenangkan. Kegiatan apersepsi ini memiliki nilai pembelajaran yang lebih dan informatif, karena apersepsi ini bisa disisipi dengan cerita motivasi, sekilas info ataupun berita kondisi aktual yang berhubungan dengan Kompetensi Dasar yang akan disampaikan. Sampai disini fungsi guru bukan lagi hanya sebagai pengajar, tapi juga sebagai pendidik.
Ada beberapa kegiatan apersepsi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran secara daring. Lima menit yang menakjubkan ini penulis aplikasikan pada mata pelajaran Bahasa Jawa. Memulai pelajaran dengan memberikan perhatian lebih kepada siswa yang kurang tertib dengan cara menanyakan keadaan, bagaimana kabarnya saat itu, dan atau kedua guru memberikan kata-kata mutiara dengan Bahasa Jawa (Wisdom Van Java) via zoom chat atau Whatsapp Group, kemudian siswa tersebut merespon dengan menebak makna kalimat yang terkandung didalamnya, dan atau dengan menayangkan video motivasi via youtube, siswa menggali hikmah dengan merespon secara lisan/tulisan di Whatsapp group. Kemudian, diakhir pembelajaran guru menutupnya dengan meminta siswa menuliskan harapan yang ingin ia wujudkan hari ini sesuai dengan kompetensi yang diajarkan.
Banyak siswa tertarik dengan apersepsi yang disajikan di kelas daring. Respon mereka sangat baik, mereka terpacu untuk mengikuti pembelajaran dan meminta pengulangan pada bagian apersepsi. Secara khusus apersepsi yang dibangun oleh guru dalam tahap awal pembelajaran memiliki tujuan, yaitu sebagai berikut. 1) Dalam permulaan pelajaran guru meninjau kembali sampai sejauh mana materi yang sudah dipelajari sebelumnya dapat dipahami oleh siswa. 2) Membandingkan pengetahuan lama dengan yang akan disajikan. 3) Guru menjelaskan konsep atau pengertian dari materi yang akan diajarkan. Guru harus membangun terlebih dahulu pengetahuan awal yang dimiliki siswa sebelum memberikan pelajaran atau materi inti.
Contoh apersepsi tersebut hanya sebagian kecil, masih banyak ide-ide kreatif yang dapat digunakan para guru untuk menyajikan apersepsi yang lebih menarik. Apersepsi yang dilakukan di kelas daring, tidak selalu menggunakan alat digital (digital tools), tetapi dapat pula tanpa alat digital misalnya hanya melalui grup Whatsapp secara langsung. Walaupun bukan satu-satunya hal yang mampu membangkitkan semangat belajar siswa, namun kegiatan apersepsi ini sangat penting dilakukan. Agar terjalin hubungan yang interaktif dan komunikatif dengan siswa saat melakukan pembelajaran, baik pembelajaran daring maupun luring.
Selain apersepsi, kegiatan inti dan penutup pun harus tetap diperhatikan agar terdapat keseimbangan dalam melakukan pembelajaran. Ketika tahapan pembelajaran dilakukan sesuai perencanaan yang matang, tidak menutup kemungkinan peningkatan semangat belajar siswa pun akan semakin meningkat. Dari pengalaman yang dilakukan oleh penulis dalam pembelajaran Bahasa Jawa dengan 5-10 menit apersepsi yang menarik, materi terserap dengan baik dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi siswa. (*)








