Oleh: Lis Mufaatun, S.Pd.SD
Guru SDN Cabean 2, Kec. Demak, Kab. Demak
MODEL pembelajaran picture and picture adalah suatu model belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis. Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Model pembelajaran picture and picture mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran.
Gambar-gambar pada model picture and picture memiliki keterhubungan satu sama lain secara berurutan. Namun, sengaja diacak agar siswa dapat menyusunnya menjadi urutan gambar yang logis. Meskipun tampak sederhana dan terlalu mudah untuk dilakukan oleh peserta didik, namun penumbuhan daya interaktivitas dan berpotensi sangat membantu siswa.
Model pembelajaran picture and picture yang diterapkan di kelas 2 SD dalam pelajaran PPKn dapat meningkatkan belajar siswa. Dengan menyusun gambar lambang dan bunyi Pancasila, serta penerapan sikap sesuai dengan Pancasila, siswa kelas 2 dapat semangat untuk menggali rasa keingintahuannya. Sehingga siswa dapat aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan dalam pembelajaran di dalam kelas. Dengan mengikutsertakan siswa dalam pembelajaran siswa akan meningkatkan daya ingat mereka.
Langkah-langkah dalam penerapan model pembelajaran picture and picture pelajaran PPKn kelas 2 SD sebagai berikut: (1) guru menyiapkan dan menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. (2) Menyajikan materi yang ingin dicapai. (3) Guru menunjukkan atau memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi. (4) Pendidik/ guru membagi kelompok menjadi 5 orang dan setiap kelompok akan diberikan gambar-gambar lambang Pancasila, bunyi Pancasila, dan sikap yang sesuai dengan pancasila.
Kemudian, (5) setiap kelompok akan diminta untuk mengurutkan gambar dengan cara bekerjasama dengan teman yang lainnya. (6) Setelah mengurutkan siswa dapat menulis hasil kerja siswa. (7) Hasil yang sudah ditulis setiap anak akan dibacakan di depan kelas oleh masing-masing ketua kelompok. (8) Guru akan menanyakan alasan atau dasar pemikiran tersebut. (9) Dari alasan/urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. (10) Langkah terakhir guru memberikan kesimpulan terhadap pekerjaan yang telah dilakukan oleh siswa dalam pembelajaran.
Lankah-langkah konkret ini tentunya akan sangat membantu Pendidik, terutama dari segi implementasi yang katakanlah tinggal dieksekusi saja tanpa harus menyusunnya sendiri. Mengingat pentingnya proses pembelajaran menggunakan media ataupun model yang cocok, maka saya mengambil model pembelajaran picture and picture dengan menggunakan media gambar. Model pembelajaran ikut menentukan keberhasilan tujuan pembelajaran melalui model pembelajaran inilah guru mampu untuk merancang aktivitas siswa dan menentukan pencapaian yang diinginkan. (*)










