Sekolah Tetap Sediakan Bantuan Pelayanan PPDB Siswa

BANTU: Para publikator SMP 2 Kudus sedang membantu permasalahan CPD terkait PPDB online. (SHELA MEYLANI / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus dimulai sejak 20 Juni hingga 25 Juni mendatang. Berbagai informasi terkait pendaftaran telah disampaikan melalui petunjuk teknis (Juknis). Namun, masih ditemukan adanya Calon Peserta Didik (CPD) beserta walinya yang kebingungan mengenai PPDB.

Untuk itu, beberapa SMP di Kudus memberikan bantuan kepada para CPD terkait masalah-masalah yang dialami dalam PPDB online. Diantaranya di SMP 2 Kudus dan SMP 3 Kudus. Sejak hari pertama PPDB, mereka membuka fasilitas layanan bantuan PPDB di sekolah masing-masing.

Kepala SMP 2 Kudus Sujarwo melalui Kepala panitia PPDB SMP 2 Kudus Rifa’i mengatakan, untuk menangani permasalahan tersebut, SMP 2 Kudus memfasilitasi para CPD untuk membantu pendafataran online. Terdapat empat publikator yang bertugas untuk memberikan bantuan kepada para CPD yang kesusahan dalam melakukan pendaftaran online.

“Sebenarnya kita sudah menyediakan banner, brosur, dan juknis guna menginformasikan terkait PPDB online. Aslinya, mereka mendaftar PPDB secara mandiri. Namun, SMP 2 Kudus melakukan kebijakan dengan niat membantu para CBD yang kesulitan mendaftar. Contoh kasus ada yang kesulitan terkait dokumen-dokumen yang harus di upload,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku, kesulitan yang sering dijumpai dalam pendaftaran PPDB online hari pertama adalah terkait dokumen Kartu Keluarga (KK). Sebab, yang boleh mendaftar yang sudah berdomisili satu tahun.

“Kita lihat kasus per kasus, misal ia sudah berdomisili disitu satu tahun. Kemudian ada perubahan, otomatis tanggal pembuatan juga berubah. Kita mengambil solusi yang bijaksana dengan menyandingkan fotokopi yang lama dengan KK yang baru, di sandingkan, di scan, lalu di upload,” jelasnya.

Total CPD yang mendaftar PPDB di SMP 2 Kudus selama dua hari ini berjumlah 247 pelajar. Sebanyak 154 pelajar mendaftar melalui jalur zonasi, 71 pelajar melalui jalur prestasi, 19 pelajar melalui jalur afirmasi, dan untuk jalur perpindahan tugas orang tua hanya dua orang pelajar.