REMBANG, Joglo Jateng – Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rembang menggelar Batik Tulis Lasem (BTL) Fest 2022, Senin (25/7). Bertempat di kompleks gedung Dekranasda Rembang, event itu dimeriahkan dengan tiga kegiatan. Yakni lomba tari kontemporer, lomba mural batik, video pendek dan fashion show para juara dalam event serupa tahun lalu.
Kepala Dindagkop Rembang, M. Mahfudz menuturkan, kegiatan kreatif tersebut dipusatkan di sana dengan harapan gedung Dekranasda bisa semakin mewadahi anak-anak muda, pengrajin maupun seniman untuk berkreasi. Tak hanya itu, event BTL 2022 juga digelar menyongsong penetapan Lasem sebagai Kota Pusaka.
“Kegiatan Festival BTL ini juga menyongsong Lasem sebagai kota pusaka. Sinergitas Lasem sebagai kota pusaka ini didukung dengan pengembangan potensi dan budaya.” Terangnya, Senin (25/7).
Sementara itu, Ketua Dekranasda Rembang, Hasiroh Hafidz menyambut baik kolaborasi kegiatan tersebut. Dengan adanya BTL 2022, anak-anak muda diharapkan dapat menyalurkan bakat, kreativitas, dan inovasinya di bidang seni budaya.
“Kegiatan ini sesuai dengan kearifan lokal. Dengan adanya lomba-lomba ini tentu dapat membuat anak-anak muda semakin cinta terhadap batik tulis Lasem. Kami berharap kepada Dinas Pendidikan, di mana sekolah-sekolah ada ekstrakurikuler membatik agar menjaga kelestarian batik yang ada di Rembang ini,” ungkapnya.
Dari para peserta lomba dan fashion show, semuanya memakai busana yang berbahan dari batik tulis Lasem yang divariasikan dengan kain jenis lainnya. Sementara mural di tembok salah satu ruangan di tepi gedung Dekranasda juga memiliki unsur batik tulis dan tentang toleransi yang terjalin di Lasem. (hms/abd)










