Pati  

Tingkatkan Pengetahuan Nelayan soal Informasi Cuaca

ANTUSIAS: Suasana kegiatan SLCN di Kecamatan Tayu, Rabu (10/8). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2022 diselenggarakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Kecamatan Tayu, Rabu (10/8). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan nelayan terkait informasi cuaca maritim.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memaparkan, pihaknya terus berupaya memberikan informasi terkait cuaca. Yakni dengan melakukan observasi, analisis, diprakirakan, diprediksi kondisi cuaca, iklim dan gelombang.

“Kalau sewaktu-waktu terjadi peringatan dini, BMKG bisa menyebarluaskan informasi. Prakiraan bisa segera disebar luaskan. Akan tetapi, informasi itu harus dipahami oleh pengguna. Dalam hal ini pengguna yang membutuhkan adalah nelayan,” katanya, Rabu (10/8).

Dirinya mengatakan, cuaca ekstrem sering mengakibatkan ancaman keselamatan bagi para nelayan. Terlebih, area perikanan sangat luas, dan produktivitas perikanan juga cukup tinggi.

“Agar mereka (nelayan, red) tahu kapan tidak boleh melaut, karena gelombang akan tinggi atau kapan bisa melaut dan zona mana ikan tangkapnya ada. Sehingga, para nelayan itu langsung ke target untuk menangkap ikan. Tidak usah mencari membuang waktu dan berbahaya,” ucapnya.

Di sisi lain, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sudewo menuturkan, dirinya meminta kepada para nelayan yang mengikuti kegiatan SLCN menyebar luaskan ke nelayan lain. Dengan harapan, ilmu yang telah didapat bisa diterapkan oleh mayoritas nelayan setempat.

“Supaya maksud dan tujuan dari sekolah ini betul-betul bisa tercapai. Sosialisasikan kepada yang lain, nanti di tahun-tahun yang akan datang, kita adakan lagi. Ini ilmu sangat berguna,” tutupnya. (lut/abd)