PATI, Joglo Jateng – Sejumlah desa di Kabupaten Pati berpotensi dilanda kekeringan di musim kemarau ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati pun kini menyiapkan sejumlah truk tangki dan tandon air untuk menghadapi bencana tahunan tersebut.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 4 truk tangki dan 8 tandon air. Hal tersebut diperuntukkan untuk melakukan droping bantuan air bersih kepada desa-desa yang membutuhkan.
“Ada empat unit tangki yang kita siapkan untuk mengantisipasi musim kemarau ini. Tandon air saat ini BPBD masih ada kurang lebih 8 tandon air yang siap kita bantukan kepada desa-desa yang membutuhkan bantuan air,” ungkapnya.
Martinus menjelaskan, truk tangki dan tandon air tersebut memiliki kapasitas 5.000 liter. Terkait peminjaman tandon air, pihak desa bisa langsung melakukan koordinasi dengan BPBD Pati.
“Silakan pemerintah desa yang membutuhkan tandon air bisa komunikasi dengan kami BPBD dan nanti kita akan pinjam pakaikan selama musim kemarau ini,” terangnya.
BPBD Pati mencatat hingga saat ini belum ada wilayah yang dilanda kekeringan. Catatan tersebut berdasarkan belum adanya permintaan air bersih di tingkat desa.
“Di awal Juli belum ada masyarakat yang mengeluh atau memohon bantuan air bersih kepada BPBD,” imbuhnya.
Meskipun demikian, Martinus tetap mengingatkan adanya potensi kekeringan terhadap 96 desa di tujuh kecamatan. Oleh karena itu, Martinus mengimbau kepada masyarakat Bumi Mina Tani ini agar bijak dalam menggunakan air bersih.
“Kalau tahun kemarin di catatan kami itu kurang lebih ada di 96 desa di wilayah Kecamatan Jaken, Jakenan, Pucakwangi, Winong, Tambakromo, sebagian Gabus, sebagian Kayen,” pungkasnya. (lut/fat/rds)










