Antusiasme Masyarakat Meningkat, Gelaran Pilpet di Jepara Diwarnai Kemacetan

BERDERET: kepadatan kendaraan di Jalanan Demak – Jepara akibat berlangsungnya Pilihan Petinggi di Desa Kalipucang, Welahan, Jepara, Jawa Tengah pada Senin, 14/11/22. (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sejumlah 24 Desa di Jepara melangsungkan pemilihan petinggi (Pilpet) pada Senin (14/11/22). Sementara itu, padatnya masyarakat yang mengikuti Pilpet di Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara membuat jalan di Demak – Jepara sempat macet hingga satu kilometer jauhnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Welahan, Susiyanto menyebut, Pilpet tahun ini berbeda dengan enam tahun kemarin. Hal ini dikarenakan antusiasme masyarakat yang terlihat lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

“Sebanyak 8.000-an pemilih berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena berlokasi di lapangan Welahan, masyarakat dijemput menggunakan mobil atau minibus yang menjadi penyebab sedikit kemacetan di jalan Demak Jepara,” ungkap Susiyanto kepada Joglo Jateng, Senin (14/11).

Ia juga mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 26 personil kepolisian ke lokasi. Di antaranya, enam dari Polsek, lima dari Polres Kudus, dan 15 dari Polres Jepara untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas Pilpet.

“Sudah menerjunkan puluhan personil dalam penjagaan pilpet. Termasuk kelancaran jalan di depan acara Pilpet. Jadi bergantian karena juga mengawasi kondusifitas yang ada di dalam, sambil patroli keluar masuk,” terangnya.

Banyaknya rombongan, lanjut Susiyanto, membuat gelaran Pilpet di Desa Kalipucang Wetan mengalami kendala seperti kemacetan.

Selain itu, hujan yang mengguyur wilayah tersebut juga membuat pelaksanaan Pilpet sedikit terganggu.

“Tiba-tiba hujan deras, pilpet sedikit mengalami hambatan namun tidak masalah,” jelasnya.

Meski demikian, prosesi Pilpet berlangsung kondusif. Menuturkan bahwa tidak ada konflik terbuka yang terjadi di seluruh kawasan Welahan.

“Tidak ada konflik atau konfrontasi antar pendukung calon, aman, dan terbilang kondusif,” pungkasnya. (cr2/mg2)