Pati  

MTsN 1 Pati Kembangkan Kurikulum Terintegrasi

PENDIDIK: Sejumlah guru MTsN 1 Pati sedang foto bersama, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – MTsN 1 Pati melakukan terobosan dengan mengembangkan kurikulum terintregasi. Kurikulum tersebut didesain dengan mengkombinasikan Kurikulum Nasional dari Kemendikbudristek, Kurikulum Kemenag. Serta Kurikulum Keasramaan seperti pondok pesantren dengan penguatan pendalaman kitab kuning, tahfidz, sains, riset dan robotik, dan bahasa.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak menjelaskan, tercetusnya terobosan kurikulum terintegrasi didasari adanya perbedaan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Sehingga madrasah berusaha untuk mengembangkannya.

Syafak menyebut, keberhasilan penyelenggaraan kurikulum terintregasi terletak pada peran guru dalam melakukan pendampingan terhadap peserta didik. Oleh karena itu, MTsN 1 Pati mengembangkan kurikulum dan pembelajaran secara terintegrasi antara di kelas dan di asrama. Sehingga berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi dan prestasi siswa.

Ia melanjutkan, keberhasilan pengembangan kurikulum terintegrasi adalah meningkatnya jumlah alumni MTsN 1 Pati yang diterima di MAN IC dan MAN PK melalui Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB). “Tercatat mulai 2019 ada 1 anak yang diterima di MAN IC. Tahun berikutnya 7 anak, 5 anak, dan di 2022 ini 11 anak diterima melalui SNPDB,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap melalui pendampingan pembimbingan yang berkelanjutan, di 2023 akan semakin banyak siswa MTsN 1 Pati yang diterima di MAN IC/PK. Sehingga prestasi madrasah semakin nampak dan dirasakan masyarakat.

Selain itu, dengan adanya kurikulum terintegrasi ini juga memberikan angin segar bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya. Terbukti pada pertengahan November, tiga guru MTsN 1 Pati dinyatakan sebagai Instruktur Nasional Implementasi AKMI 2022.

“Bukan hanya siswanya saja. Tetapi guru-guru kami juga mulai bergerak dan menunjukkan eksistensinya sesuai dengan passion-nya masing-masing,” imbuhnya.

Merespon hal itu, Kasubdit Kurikulum Evaluasi KSKK Madrasah Ditjen Pendis Kemenag RI, Suwardi, memberikan apresiasi. Menurutnya, dengan pengembangan kurikulum terintegrasi, seluruh potensi MTsN Pati 1 bisa berkembang optimal.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi dan terobosan yang telah dilakukan oleh MTsN 1 Pati. Terutama dalam mengembangkan kurikulum madrasah secara terintegrasi. Kerja sama dan kolaborasi antara guru di kelas dengan para pembina asrama madrasah merupakan wujud totalitas guru dan madrasah dalam mendampingi peserta didik,” ungkapnya. (lut/fat)