Figur  

Tekuni Seni Bela Diri Raih Prestasi

Ilham Muhammad Fajar. (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

TERGABUNG dalam Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah atau lebih familier dikenal dengan Tapak Suci, Ilham Muhammad Fajar mulai menorehkan prestasi-prestasi. Sebelumnya, ia mulai bergabung di olahraga maskulin ini saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Tapak suci merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang beranggotakan pesilat-pesilat di lingkungan Muhammadiyah. Olah raga ini juga masuk dalam sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

Pria kelahiran 21 November 2005 itu, saat ini merupakan salah satu peserta dari bupati Sleman Cup keempat yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga (GOR) Tridadi, Sleman. Sebelumnya, ia tercatat telah berhasil mendapatkan mendali emas pada Magelang championship beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah saya sebelumnya telah berhasil mendapatkan mendali emas di Magelang championship dengan di dampingi oleh pelatih saya,” kata laki-laki yang akrab di panggil Fajar itu.

Fajar bergabung dengan Tapak Suci atas keinginannya sendiri. Tak pernah ada paksaan dari kerabat maupun orang tuanya sebelumnya. Dia mendalami seni bela diri berseragam merah dan kuning itu agar nantinya dapat mendidik serta membina ketangkasan dan keterampilan pencak silat. Selain itu, juga untuk mendapatkan prestasi yang memang sejalan dengan hobinya.

Ia juga ingin menjunjung tinggi dan memelihara kemurnian pencak silat sebagai seni bela diri Indonesia. Menurutnya, olah raga ini sesuai dengan ajaran Islam sebagai budaya bangsa yang luhur dan bermoral.

“Teringat dengan motivasi dari pelatih. Melalui seni bela diri tapak suci ini, kita juga mengamalkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dalam usaha mempertinggi ketahanan nasional,” tuturnya.

Fajar tergabung dalam Padepokan Sleman Barat. Dengan bergabungnya dia dengan Padepokan Sleman Barat, ia berhasil mendapatkan prestasi.  “Saya langsung bergabung dengan Padepokan Sleman Barat atas keinginan saya sendiri,” tegasnya.

Pria yang saat ini masih duduk di bangku kelas 2 SMK ini menambahkan, ia menargetkan emas pada Sleman Cup keempat. Bukan tanpa sebab, karena sebelumnya ia sudah berlatih dan mempersiapkan dengan sungguh-sungguh selama ini.

“Ini saya lakukan supaya prestasi yang saya dapat bertambah dan bisa berkembang,” harapnya. Saya berlatih setiap hari Senin dan Sabtu selama satu bulan penuh dengan pelatih saya,” tutupnya. (cr5/abd)