Pati  

Diskominfo Pati Ingin Semua ASN Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Kepala Diskominfo Pati, Ratri Wijayanto. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Pati menginginkan agar semua Aparatur Sipil Negara menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE). Hal tersebut dimaksudkan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Diskominfo Pati Ratri Wijayanto mengungkapkan, pengunaan TTE di instansi pemerintahan daerah saat ini belum menyeluruh. Karena baru menyentuh pejabat penting. Oleh karena itu, pihaknya menargetkan semua ASN memiliki sistem tersebut.

“Di 2023 kami targetkan semua kepala perangkat daerah mempunyai dan dapat menggunakan TTE. Harapannya seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) juga terlayani fasilitas TTE,” ungkapnya, belum lama ini.

Dari data yang sebutkan, TTE yang telah digunakan sejumlah 197. Dari total proses di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebanyak 237. Sehingga masih ada 40 dalam proses pengajuan.

“Penggunaan TTE ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Mekanisme mereka mengajukan dulu. Karena ketika langsung memberi mengkhawatirkan jika tidak digunakan,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, penggunaan TTE ini memiliki sejumlah manfaat. Dari mulai mempercepat alur pelayananan birokrasi hingga autentifikasi dan validitas TTE terjamin.

“TTE ini mempercepat, memudahkan dan efisien karena dapat diakses dari mana saja. TTE ini juga dapat di cek keasliannya, tidak dapat diubah, disalin, dirusak dan dijamin dikeluarkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik Nasional – BSSN,” paparnya.

Selain itu, TTE ini telah terintegrasi dengan aplikasi digital yang disebut e-office atau e-layang. Sistem tersebut juga menggunakan teknologi digital terkini. Sehingga motedenya canggih dan up to date.

“Harapannya supaya seluruh ASN dapat memanfaatkan TTE demi pelayanan publik yang maksimal. Sehingga kami menarget semua ASN di Pati sudah mempunyai TTE,” pungkasnya. (lut/fat)