SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang mengalami hambatan dalam menyelesaikan proyek pembangunan Patung Penari Denok yang berada di Taman Kaliwiru Semarang. Hal itu disebabkan karena hujan yang terus-menerus turun di Kota Semarang.
Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali mengukapkan, proyek ini direncanakan selesai sebelum Ramadan. Namun, karena cuaca ekstrem, pihaknya harus mengulur waktu untuk melanjutkan proyek tersebut.
“Mudah-mudahan setelah lebaran ini bisa diresmikan,” ungkapnya saat ditemui oleh Joglo Jateng, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, kekurangan dari penampakan patung itu, jika dilihat kurang cantik. Beberapa pengendara yang melewati patung pun masih memiliki rasa ketakutan tersendiri.
“Kekurangnya ya kurang cantik. Kemarin kan pada (pengendara, Red.) malah pada takut kan, ini saya minta ada senyumnya, jadi tambah cantik lagi kalau muter itu keliatan Kota Semarang itu patungnya cantik,” jelasnya.
Ali melanjutkan, untuk ukuran tinggi dari patung kurang lebih sembilan meter. Ia memastikan, akan ada penataan disekitar patung seperti tanaman dan bunga-bunga sebagai aksesoris tambahan.
“Ada penataan sekitarnya dan pasti ada, dan sebelumnya Penari Semarangan kita juga sudah koordinasi dengan pihak yang menciptakan Tari Semarangan. Yakni orang Unnes dan sudah kita panggil dan oke,” ucapnya
Selain itu, di dalam patung denok sendiri akan dipasangkan mesin agar bergerak. Pihaknya mengaku, anggaran yang sudah dikeluarkan mencapai Rp 500 juta dan diperkiraan akan terus bertambah.
“Nanti didalamnya ada mesinnya biar bisa muter. Ini aja selendangnya sendiri kurang lebih menghabiskan Rp 300 – 400 juta jadi totalnya senilai Rp 1 milyar,” imbuhnya.
Meski anggarannya berasal dari Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Semarang tidak terbatas. Namun, tetap saja dari pihaknya membatasi anggaran itu.
“Walau kita membatasi (anggaran proyek, Red.) ya intinya biar patung itu kelihatan cantik, megah dan lebih baik kita sempurnakan. Ditambah, perawatan akan lebih ekstra karena ada listrik yang tentu kita rawat,” tutupnya. (cr7/mg4)










