PDAM Kota Semarang Siapkan Back Up System, Cegah Kekeringan saat Kemarau

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indarto
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indarto. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang akan menggunakan back up system untuk menjaga ketersediaan air saat musim kemarau. Lantaran, pihaknya memprediksi air sumur di Kota Lunpia akan mengalami potensi penyusutan hingga 30 persen.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang, Yudi Indarto menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan instalasi back up system untuk sumber sumur. PDAM juga merencanakan sistem bendung untuk wilayah Semarang bagian barat dan timur.

“Adanya waduk membantu. Karena itu kan tampungan di saat kemarau,” jelasnya, belum lama ini.

PDAM Tirta Moedal akan mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air (SDA) untuk mengantisipasi kekeringan. Misalnya dengan memanfaatkan sumber air baku dari Waduk Kedungombo Grobogan dan Waduk Jatibarang.

Yudi menambahkan, sumber air PDAM Tirta Moedal yang digunakan oleh warga Semarang berasal dari dua sumber. Salah satunya, 80 persen dari air permukaan (sungai, waduk, bendungan).

“Selain itu 20 persen dari air tanah atau air sumur. Jadi air di dalam sumur-sumur itu yang perlu kita waspadai,” ucapnya

Lebih lanjut, untuk pemanfaatan air permukaan seperti dari sungai, waduk, bendungan pihaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sebagai pemegang kewenangan. Air dari waduk, bendungan, sungai, akan diolah. Memasuki musim kemarau ini, PDAM Tirta Moedal optimis Semarang terhindar dari kekeringan.

“Kalau ada yang emergency banget kita juga siapkan tangki air buat mereka (yang terdampak kekeringan, Red.). Jadi menurut saya gak masalah sih kemarau ini. Kita komitmen lah gimana caranya mereka tetap bisa dapat air di saat kemarau,” demikian kata Yudi. (cr7/mg4)