Asah Mental Anak dengan Public Speaking

siswa dan siswi sekolah dasar (SD) Cahaya Nur sedang berlatih public speaking
LATIHAN: Para siswa dan siswi sekolah dasar (SD) Cahaya Nur sedang berlatih public speaking untuk meningkatkan keberanian mereka, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Melatih siswa dan siswi agar merasa percaya diri ketika tampil hadapan publik bisa dengan berbagai cara. Salah satunya dengan ekstrakurikuler public speaking. Hal ini dilakukan oleh Sekolah Dasar (SD) Cahaya Nur, Kabupaten Kudus.

Guru pembina ekstra public speaking, Catarina Safon mengatakan, program yang pihaknya jalankan ini bertujuan untuk melatih siswa agar mempunyai mental mereka kuat. Sebab, selama ini siswa dan siswi banyak yang merasa kurang percaya diri saat tampil di hadapan banyak orang.

“Kita mengajarkan kepada anak-anak tentang materi dasar tentang bagaimana bicara di depan umum agar tidak grogi. Selanjutnya, kami beri latihan dengan berbicara di depan teman-temannya sendiri,” terangnya.

Tak hanya itu, ekstra public speaking tersebut dilaksanakan agar dapat melatih siswa menjadi master of Ceremony (MC) dalam suatu acara. Sebeb selama ini selalu guru yang menjadi MC.

“Untuk itu, kita latih mereka agar nantinya dapat ikut serta dalam setiap ada agenda. Kita latih anak-anak mulai dari kecil. Supaya kita tahu bakat mereka, kan bakat siswa berbeda-beda. Untuk itu, kita gali lewat ekstra public speaking itu,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, ekstrakurikuler public speaking baru berjalan satu periode pembelajaran. meskipun masih tergolong baru, ekstrakurikuler ini sudah banyak diminati oleh siswa dan siswi.

“Ekstra ini diikuti kurang lebih sebanyak 30 siswa. Mereka berlatih setiap pekan sekali, tepatnya di hari Rabu setelah pulang sekolah,” ujarnya.

Caterina berharap, siswa dan siswi mereka tidak hanya berprestasi dalam ranah akademik semata. Tetapi, keberanian untuk tampil di muka umum tanpa malu-malu jauh lebih penting.

“Saya berharap siswa mempunyai sikap percaya diri. Sebab, percaya diri sangat penting kapanpun dan di manapun mereka berada,” tandasnya. (cr3/fat)