SEMARANG – Insiden kebakaran menimpa dua rumah di Kampung Gisikrejo, RT 7 RW 1, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, pada Kamis (24/9) siang.
Proses pemadaman api sendiri berjalan alot, pasalnya kebakaran terjadi perumahan padat penduduk dan akses gangnya pun kecil. Dua truk pemadam kebakaran hanya bisa bersiaga di depan gapura kampung. Sedangkan untuk mengguyur air di lokasi kebakaran, petugas harus menyambung beberapa selang.
Komandan Peleton Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Kusdiyanto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu juga pihaknya memberangkatkan beberapa anggotanya untuk menjinakkan api. “Saat kami sampai di lokasi kejadian, gangnya sempit sekali. Untuk memadamkan api, kita sambung lima selang,” kata Kusdiyanto, usai pemadaman.
Ia menuturkan, yang terbakar itu merupakan dua rumah yang masing masing berukuran 5 meter kali 5 meter. “Ini yang menghuni ada 3 keluarga. Keluarga Atin, Keluarga Sofyan dan Keluarga Sugiyanto. Kurang lebih dua rumah itu ada 9 jiwa,” sambungnya
Beruntung dalam kejadian itu tak ada korban jiwa. Hanya ada kerugian materiil. Kerugian materiil ditaksir mencapai 100 juta. Api yang berhasil dijinakkan sekitar pukul 15.30 WIB itu belum diketahui asal muasalnya. “Dari pemilik rumah mengaku belum tahu asalnya,” tandas Kusdiyanto.
Dari pantauan, saat proses pemadaman, beberapa penghuni rumah tampak menangis histeris mengetahui rumahnya terbakar. Bahkan, salah satunya sempat pingsan. Ketika terbangun, yang bersangkutan kembali menangis histeris seperti orang kesurupan.
Sementara itu, petugas Kepolisian dari Polsek Semarang Utara yang datang ke lokasi kejadian, langsung menggelar mediasi antar pemilik rumah. Mediasi dilakukan apakah kasus tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan atau ada yang menuntut secara hukum. Namun salah seorang anggota kepolisian menyarankan agar hal itu diselesaikan secara baik-baik.
“Ini kan musibah. Tidak ada satupun orang yang menginginkan datangnya musibah. Alangkah baiknya hal ini diselesaikan secara baik-baik,” ujar anggota polisi itu. (git/yos)










