Wisata  

Menunggu Senja Pulang di Waduk Cengklik Boyolali

Waduk cengklik boyolali
Waduk cengklik. ©Situsbudaya.id

BOYOLALI – Pemandangan matahari tenggelam di ufuk barat memang selalu menarik untuk disaksikan. Tidak jarang orang menghabiskan waktu bersama kekasih untuk menikmati matahari tenggelam, karena memang merupakan momen romantis.

Jika Anda sedang berada di Boyolali, Jawa Tengah, Waduk Cengklik merupakan tempat cocok untuk menikmati matahari tenggelam. Waduk yang ada sejak zaman kolonial Belanda terletak di Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Waduk Cengklik sebenarnya dibuat sebagai tempat penampungan air, serta sumber mata air untuk menyuplai persawahan.

Waduk atau danau buatan ini lokasinya berdekatan dengan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, atau sekitar 4 km sebelah barat bandara. Waduk inilah yang menjadi primadona masyarakat sekitar yang ingin beraktivitas, seperti memancing, nongkrong, berfoto-foto dan menikmati suasana senja.

Baca juga:  Keindahan Tersembunyi Kali Ndayung, Surga Wisata Alam di Kaki Gunung Muria

Saat musim kemarau tiba adalah saat yang dinanti-nanti bagi para pemburu keindahan matahari terbenam. Di saat cuaca cerah suasana sunset selalu ditunggu-tunggu oleh para wisatawan saat berada di waduk Cengklik.

Waktu yang tepat ke sana adalah sekitar pukul 17.00. Di sini kita bisa menikmati suasana sebelum momen matahari terbenam. Pesona keindahan matahari terbenam di Waduk Cengklik akan terlihat di ufuk barat, di sinilah matahari terbenam di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, jika saat cuaca sedang benar-benar cerah. Perpaduan biru langit di sebelah timur dengan gradasi langit di barat akan terlihat dengan jelas.

Baca juga:  Keindahan Tersembunyi Kali Ndayung, Surga Wisata Alam di Kaki Gunung Muria

Dikutip dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Pada saat momen inilah biasanya dimanfaatkan oleh pecinta fotografi berburu sunset dengan panorama waduk Cengklik, Gunung Merbabu dan Gunung Merapi yang begitu indah, terlebih juga terdapat objek perahu-perahu di atas waduk tersebut.

Di pagi hari, terutama saat hari Minggu, waduk Cengklik menjadi tempat favorit untuk finish para pesepeda santai dari berbagai Kabupaten sekitar Solo. Biasanya mereka mampir di warung yang terletak di pinggir waduk Cengklik. Warung tersebut menjual berbagai makanan yang bisa dicicipi, seperti nasi pecel, soto dan nasi ikan wader yang menjadi ciri khas warung tersebut.

Baca juga:  Keindahan Tersembunyi Kali Ndayung, Surga Wisata Alam di Kaki Gunung Muria

Tidak hanya itu, waduk Cengklik juga menyediakan persewaan perahu yang bisa kita gunakan untuk keliling waduk. Pemandangan seperti penangkaran ikan, eceng gondok terlihat jelas saat menaiki perahu tersebut.