Jalan-Jalan ke Museum Batik Pekalongan, Ini Koleksinya

Museum Batik Pekalongan
Museum Batik Pekalongan / Wikipedia

LINGKARJATENG.COM – Pekalongan dikenal sebagai kota batik. Sejarah batik di Pekalongan ini sangat panjang. Anda bisa menggali informasi semua hal mengenai batik Pekalongan ini di Museum Batik Pekalongan.

Museum yang terletak di Jalan Jetayu ini memiliki koleksi 1.149 batik, di antaranya yang paling berharga adalah batik wayang beber dari kain batik yang berusia ratusan tahun, serta alat tenun tradisional.

Museum batik Pekalongan ini sebelumnya adalah bekas kantor balai kota Pekalongan. Di zaman kolonial, pada masa penjajahan gedung tersebut merupakan kantor keuangan yang membawahi tujuh pabrik gula di karesidenan Pekalongan.

Baca juga:  DPMPTSP Kota Pekalongan Fasilitasi Pelaku Usaha untuk Selesaikan Permasalahan

Di tahun 1972 dibentuk Paguyuban Pecinta Batik Pekalongan (PPBP) yang digagas oleh masyarakat dan pembatik Pekalongan. Pada tanggal 29 Desember 2005 diadakan pertemuan forum bisnis Orang Pekalongan (OPEK) yang membahas tawaran Kota Pekalongan sebagai lokasi peringatan hari Koperasi Tingkat Nasional ke-59.

Pembentukan lembaga museum batik melibatkan Yayasan Kadin Indonesia dengan pemerintah Kota Pekalongan, Yayasan Batik Indonesia, Paguyuban Berkah, Yayasan Kadin Kota Pekalongan, Paguyuban Pecinta Batik Pekalongan, serta pakar batik Asmoro Damais yang bersedia menjadi kurator museum.

Akhirnya di tahun 2006, museum ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan perayaan Hari Koperasi Nasional ke-59.

Baca juga:  DPMPTSP Kota Pekalongan Fasilitasi Pelaku Usaha untuk Selesaikan Permasalahan

Museum batik ini dijadikan pusat data dan informasi mengenai batik; sebagai pusat riset dan pengembangan ilmu desain batik, perpustakaan dan acuan dalam hal perbatikan; mengkoleksi batik klasik, batik lawasan dan batik kontemporer.

Fasilitas yang dimiliki museum ini terdiri dari ruang koleksi batik, ruang perpustakaan, kedai batik, ruang workshop batik, ruang pertemuan, dan ruang konsultasi atau pelayanan hak kekayaan intelektual (HKI).

Museum ini memiliki tiga ruang utama. Ruang utama digunakan untuk memamerkan koleksi aneka batik khas daerah pesisir jawa, seperti batik Cirebon, Pekalongan, Batang dan Rembang.

Baca juga:  DPMPTSP Kota Pekalongan Fasilitasi Pelaku Usaha untuk Selesaikan Permasalahan

Alat dan bahan yang digunakan dalam proses membatik juga dipamerkan di ruangan ini, salah satu alat yang dipamerkan adalah canting

Ruang pamer kedua diisi koleksi aneka batik yang disumbangkan oleh pejabat negeri. Ruang pamer ketiga memamerkan koleksi batik yang berasal dari berbagai daerah seperti, Banten, Kalimantan, Garut, Indramayu, Madura, dan Papua.