Pemalang, joglojateng.com – Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk sejenak melepaskan penat pekerjaan. Berwisata atau nongkrong bersama orang terdekat juga bisa menjadikan kualitas akhir pekan seseorang berkesan.
Bertempat di Desa Wangkelang Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang, Kedai Kopi Pikaco hadir menyediakan tempat ngopi yang asyik. Tempat dengan nuansa alam yang cukup ampuh tersebut dapat sejenak melepaskan penatnya pekerjaan.
Owner Kedai Pikaco Basri Mahfud mengatakan, berdirinya kedai ini berawal dari hobinya sebagai pecinta alam, menanam bunga dan mengolah taman. “Kedai ini kebetulan berada di bantaran sungai tempat finished arung jeram,” kata Basri.
Basri melanjutkan, sebelumnya tidak ada keinginan untuk membuat usaha tersebut. Namun karena banyak teman forum komunitas pecinta lingkungan yang datang, akhirnya memunculkan ide untuk membuat kedai kopi tersebut.
“Tadinya cuma bikin tempat duduk buat ngumpul, baru setelah itu jualan kopi. Masih kopi sachet pada waktu itu”, imbuhnya.
Lebih detail Basri melanjutkan, di masa pandemi ini di hari biasa masih ada sekitar 100 pelanggan, sedangkan di akhir pekan sekitar 200 pelanggan. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, kedai ini kembali dibuka setelah sempat tutup selama dua bulan.
“Kami menyediakan tempat cuci tangan. Kalau ada pelanggan yang tidak pakai masker, kita juga menyediakan masker,” ungkapnya.
Sementara itu, lokasi kedai tersebut merupakan tanah milik pemerintah, Basri sebagai owner hanya melakukan pemanfaatan lahan. Menurutnya sebagai generasi muda harus bisa pintar membaca peluang dan pandai memanfaatkannya.
“Generasi muda itu harus kreatif, kalau ada peluang ambil. Resiko jelas ada, tapi jangan takut,” ujarnya. (cr1/fat)










