KUDUS – Hingga kemarin Terminal Jati masih terendam banjir. Sehingga operasional kendaraan dialihkan di pinggir jalan. Hal itu menyebabkan parkir bus diharuskan bergantian.
Bus maupun angkutan tidak dapat masuk di dalam area terminal yang menyebabkan operasional kendaraan dialihkan di dekat jembatan Tanggulangin (bagian barat). Sementara bagian timur, dialihkan di pintu belakang.
Berdasarkan pantauan banjir yang menggenangi terminal Jati itu berkisar setinggi 20 cm. Air meggenangi secara rata landasan terminal, namun sudah tidak menggenangi area tunggu dan loket.
“Genangan air semula sampai 60 cm. Sekarang mulai surut. Namun saat ini, bus maupun angkutan belum boleh masuk,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Jati Kudus, Agung Waluyo.
Agung memberlakukan penutupan terminal sejak Minggu (7/2). Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan landasan terminal. Menurut Agung, dia akan membuka terminal jika airnya sudah benar-benar surut. “Kami menunggu sampai agak surut dan landasan terminal sudah terlihat,” ungkapnya.
Salah satu agen PO bus, Edi (54) mengatakan pihaknya mengoperasikan bus di luar terminal. Ia mengaku terpaksa sebab belum bisa masuk ke area terminal kurang lebih selama dua minggu. Menurutnya, banyak calon penumpang yang akan merasa kesulitan membeli tiket sebab bertempat di pinggir jalan. Terlebih pihaknya tidak bisa membawa plang penanda. (cr7/fat)










