Pekan Depan, 192 Atlet dan Pelatih di Kudus Divaksin Dosis Kedua

  • Bagikan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
CEK: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS – Penyuntikan vaksin terhadap atlet se-Kabupaten Kudus yang rencananya akan dilakukan pekan depan sudah memasuki dosis kedua. Total keseluruhan ada sebanyak 192 atlet yang divaksinasi pada 12 hingga 13 Maret mendatang.

Kepala Seksi (Kasi) Surveilen dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengatakan, penyuntikan vaksin kepada atlet dosis pertama sudah dilaksanakan sejak 27 Februari lalu. Pekan depan sudah memasuki dosis kedua.

“Total jumlah sasaran itu berdasarkan penyuntikan yang dilakukan di dosis pertama. Otomatis pada dosis kedua ini jumlahnya sama 192,” ucapnya saat dikonfirmasi Kamis (4/3).

Adapun tempat vaksinasi yang dilaksanakan untuk atlet pada dosis kedua di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Sebelumnya pelaksanaan dilakukan di Dinas Perdagangan dengan data hanya 190 atlet.

“Pas dosis pertama itu data yang kami dapat dari KONI Kudus hanya 190 atlet, akan tetapi ada tambahan dua atlet yang ikut vaksin. Dengan syarat vaksin yang sudah ditentukan oleh vaksinator,” terangnya.

Baca juga:  Lega, Tembakau Petani Terbeli Perusahaan

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) DKK Kudus dr Andini Aridewi menyampaikan, penyuntikan dosis kedua ini kurang lebih sama dengan dosis pertama. Jumlah sasaran yang divaksin nantinya juga sesuai dosis pertama.

“Jadi yang sudah melaksanakan penyuntikan dosis pertama ya otomatis sudah terdaftar untuk vaksinasi pekan depan. Ini sudah kategori dilakukan penyuntikan yang kedua kalinya,” jelasnya.

Terpisah, atlet Softball Kudus Club Danendra Nadhif Sevriano menuturkan, jika dirinya hanya mendapatkan informasi vaksin pada pekan depan. Sebelumnya, ia bersama timnya belum melaksanakan vaksinasi dosis pertama lantaran hanya baru diinformasikan saat ini.

“Entah kami yang kurang mengerti mengenai informasinya atau emang tidak dikabari. Hanya saja kami baru mendapatkan informasi untuk vaksinasi pada 12 hingga 13 Maret,” ujarnya, kemarin. (sam/fat)

  • Bagikan