KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mulai melakukan seleksi atlet yang akan dikirmkan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Selasa (5/10). Rencananya seleksi akan diadakan selama 3 hari, mulai Selasa (5/10) hingga Kamis (7/10) pekan ini.
Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada, melalui Kasi Pembinaan Prestasi Olahraga Widhoro Heriyanto mengatakan, seleksi atlet ini merupakan persiapan untuk pertandingan Popda di tingkat provinsi dan keresidenan. Kegiatan seleksi dilakukan di berbagai tempat berbeda guna menghindari kerumunan.
“Untuk seleksi hari pertama, ada dua cabang olahraga. Yaitu atletik dan tenis lapangan. Untuk atletik sendiri kami laksanakan di Stadion Wergu Wetan. Sedangkan untuk tenis lapangan diadakan di Kaliwungu. Pelaksanaan seleksi memang sengaja dibuat terpisah, agar tidak menimbulkan kerumunan,” jelasnya.
Peserta seleksi yang diikutsertakan dalam kegiatan tersebut, memiliki kualifikasi tersendiri. Yakni pelajar dengan kelahiran 2003 atau setelahnya, yang setara dengan siswa SMA. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bagi siswa SMP mengikuti seleksi tersebut.
“Jadi kita mengadakan seleksi sesuai juknis. Yaitu pelajar dengan kelahiran 2003. Maka dari itu, kita ambil dari segi kualitas fisik dan kemampuan yang paling seimbang. Mungkin kebanyakan masih dari siswa SMA, tetapi tidak menutup kemungkinan bagi siswa SMP untuk bisa lolos. Intinya kami adakan seleksi, siapa yang meraih hasil terbaik, akan kita kirimkan,” ujarnya.
Sebelumnya, pihak Disdikpora telah memberitahukan kepada sekolah-sekolah terkait pelaksanaan seleksi Popda. Supaya pihak sekolah dapat mempersiapkan anak didiknya sebaik mungkin, sebelum dilakukan seleksi untuk mewakili Kudus. Baik itu tingkat provinsi maupun keresidenan.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak 20 September lalu. Sudah kami adakan rapat untuk pelaksanaan seleksi ini. Dengan harapan, para atlet bisa mempersiapkan diri, sebelum bertanding di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Dengan diadakannya seleksi ini, diharapkan para siswa menjadi lebih termotivasi untuk bisa berprestasi di tengah pandemi. Sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih optimal. Pihaknya tidak memberikan target tertentu bagi para atlet, karena kondisi yang masih pandemi. Hanya saja, Widhoro berharap pelaksanaan Popda tahun ini, Kudus bisa meraih hasil yang maksimal. (abd/fat)










