Disdikpora Kabupaten Kudus Resmikan Peluncuran Buku, Harapkan Jadi Contoh

  • Bagikan
RESMIKAN: Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada saat meresmikan peluncuran 8 buku di SMP 1 Dawe, Rabu (27/10). (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus secara resmi meluncurkan 8 buku karya guru dan siswa SMP 1 Dawe, Rabu (27/10). Kegiatan tersebut menjadi bukti, bahwa pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan bagi guru dan siswa untuk tetap bisa produktif.

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi 8 karya tersebut. Dia berharap sekolah lain dapat mencontoh atau setidaknya memiliki prestasi serupa. Sehingga dunia pendidikan dapat terus berkembang.

“Saya sangat mengapresiasi dari teman-teman SMP 1 Dawe atas peluncuran 8 buku ini. Semoga ini dapat dijadikan contoh bagi sekolah lain. Karena ini merupakan inovasi yang sangat bagus,” ucap Harjuna.

Sementara itu, Kepala SMP 1 Dawe Endang Siwi Ekoati menyebutkan, peluncuran buku karya guru dan siswa merupakan bentuk apresiasi sekolah atas kreativitas dan produktivitas selama pandemi. Terlebih di masa pandemi, banyak sekali hambatan dan kesibukan yang dilalui.

Baca juga:  Seleksi Atlet Popda Mulai Dilakukan

“Sebetulnya ini merupakan sebuah apresiasi terhadap teman-teman yang mau menulis buku di tengah kesibukan mereka. Apalagi sekarang masih masa pandemi. Mereka mau digerakkan saja sudah luar biasa, mengingat kesibukan mereka juga sudah sangat banyak,” ujarnya.

RESMIKAN: Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada saat melakukan pemotongan pita, sebagai bentuk peresmian peluncuran buku karya guru dan siswa, Rabu (27/10). (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB/JOGLO JATENG)

Endang menerangkan, kendala yang mereka hadapi dalam penyusunan buku-buku tersebut adalah keterbatasan waktu. Karena kesibukan masing-masing guru, sehingga dibutuhkan tenaga dan pikiran yang lebih agar bisa menyelesaikan buku tersebut.

“Karena kesibukan masing-masing. jadi memang mengatur waktunya yang agak sulit. Terlebih untuk editing karya yang sekian banyak membutuhkan waktu ekstra. Tapi dengan keikhlasan, kesabaran, dan keseriusan alhamdulillah bisa terwujud,” terangnya.

Dengan diluncurkannya 8 buku tersebut, pihaknya berharap dapat menginspirasi banyak pihak supaya bisa produktif. Selain itu, kegiatan tersebut hendaknya dapat dijadikan pemicu bagi sekolahnya sendiri, agar bisa menerbitkan lebih banyak buku. (abd/fat)

  • Bagikan