PEMALANG, Jolgo Jateng – Sudah menjadi budaya, saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemalang setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengadakan Kirab Kereta Kencana Kyai Turonggo Jati dan Kyai Seto Mraman. Namun pada HUT ke 447 kali ini, kegiatan tersebut dilakukan dengan sederhana, karena masih pandemi Covid-19.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemalang, Bambang Haryono, Senin (24/1). Ia menjelaskan, pelaksanaan Kirab Kereta Kencana dilakukan secara protokol kesehatan (prokes) ketat untuk mengurangi kerumunan masyarakat.
“Kami lakukan dengan prokes ketat dimana peserta harus vaksin lengkap memakai masker. Itu agar terhindar atau memperkecil angka penularan Covid-19 saat pelaksanaan berlangsung. Harapannya dengan acara kirab yang sederhana ini, tidak menghilangkan inti dari perayaan HUT Pemalang,” katanya.
Ia mengatakan, pelaksanaan kirab ini juga dilakukan dengan rute pendek. Yaitu dari Jalan Surohadi Kusumo atau Kantor Bakesbangpol hingga Pendopo Kabupaten Pemalang. Dimana saat sebelum adanya Covid-19 acara kirab dilakukan dari Pendopo hingga Makam Pangeran Benowo Desa Penggarit Kecamatan Taman Pemalang.
“Ya itu tidak ada festifal budaya seperti tahun-tahun sebelumnya acara meriah dengan pawai budaya iring-iringan berjalan dari Pendopo hingga Desa Penggarit,” ujarnya.
Dengan mengenakan busana tradisional Jawa Tengah seperti para raja zaman dahulu, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo bersama Hj Rokhayah menaiki kereta Kyai Seto Mraman dengan pengawalan regada ala keraton. Sesampai di pendopo, rombongan disambut oleh Wakil Bupati Mansur Hidayat serta forkopimda.
Lalu kegiatan diakhiri dengan penancapan Bendera Pataka Kabupaten Pemalang dan Merah Putih di pendopo oleh Bupati dan Ketua DPRD Pemalang Tatang Kirana. (fan/gih)










