KALIMANTAN TIMUR, Joglo Jateng – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan pemerintah akan berupaya menargetkan pembangunan Istana Negara baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, selesai 2024. Tepatnya pada Agustus.
“Kami telah melihat lokasi bakal Istana Negara yang baru dengan target Agustus 2024 pembangunan bisa selesai,” katanya di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (27/1).
Optimisme tersebut disampaikannya mengingat kinerja maksimal yang dilakukan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. Serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
“Kalau Menterinya bukan Pak Basuki mungkin kita agak khawatir. Begitu juga kalau Menteri PPN bukan Pak Suharso kita juga khawatir,” ujarnya.
Kedua tokoh tersebut, imbuhnya, telah membuktikan kinerja yang optimal selama ini. Seperti membangun infrastruktur di Pulau Sumatera dan Papua. Untuk itu, ia meyakini target pembangunan Istana Negara baru di Kalimantan Timur dapat terwujud.
Menurut dia, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru tersebut bukan tiba-tiba atau dadakan. Presiden pertama Ir Soekarno telah merencanakan pemindahan IKN ke Palangkaraya pada 1957.
Berjalannya waktu, kebutuhan untuk segera memindahkan IKN kian mendesak. Lantaran faktor pemerataan ekonomi di wilayah atau kawasan timur, termasuk mengurangi beban Pulau Jawa yang semakin padat.
Selanjutnya, pada zaman Presiden Soeharto pemerintah membentuk Badan Otorita Pembangunan Ibu Kota. Hal itu terjadi sekitar tahun 1987. Selepas itu, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono juga berniat melanjutkan, namun situasi tidak memungkinkan.
“Artinya, keinginan untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta itu sudah lama dan di era Pak Jokowi inilah bisa diwujudkan,” pungkasnya. (ara/ern)










