Kreasi Kuliner Kupang, Se’i Ala Semarang Gunakan Daging Sapi

LEZAT: Seorang pembeli terlihat menikmati makanan Se’i Se’i Sapi Kana, Rabu (9/2/). (DICKRI TIFANI BADI/ JOGLO JATENG)

KULINER se’i di Kupang biasanya disajikan menggunakan daging babi. Namun se’i di Kota Semarang yang dibuat Se’i Se’i Sapi Kana menggunakan bahan utama daging sapi. Warung yang terletak di Jalan Singosari Raya No.47a, Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan itu, melengkapi olahan daging sapinya dengan berbagai menu sambal, dedaunan singkong, dan pepaya.

Supervisor Se’i Se’i Sapi Kana Pleburan, Bekti menyampaikan awalnya se’i dibuat dengan menggunakan daging. Namun mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam, restorannya mulai berinovasi dengan mengganti olahan daging babi dengan daging sapi, sehingga dapat dinikmati oleh siapapun.

“Akhirnya, kita bikin se’i sapi yang bisa dikonsumsi semua orang,” ujar Bekti saat ditemui, Rabu (9/2/).

Ia menjelaskan, menu favorit di restorannya adalah se’i sapi berukuran besar serta disajikan berbagai sambal. Menu andalan lainnya meliputi rendang, ayam hingga nasi jeruk dan nasi goreng.

Selain itu, lanjutnya, Se’i Sapi Kana mempertahankan sambal asli dari Indonesia Timur, sambal lu’at sebagai menu andalannya. Menurut Bekti,  pasangan yang paling cocok dengan se’i sapi nasi jeruk yaitu sambal lu’at, sehingga membuat pelanggan ketagihan ingin menambah lagi.

“Soalnya nasi jeruk ini ciri khas dari Kupang itu sendiri. Dimana rasanya lebih gurih dan aroma jeruknya terasa sekali,” ucapnya.

Untuk sambalnya, kata dia, pihaknya menyediakan 6 macam sambal meliputi sambal matah, sambal lu’at, sambal ijo, sambal blackpaper, sambal rica hingga sambal nasi goreng.

“Sambal kita ada 6, tapi yang satu khusus nasi goreng. Perbedaannya sambal lu’at setengah matang, rasanya lebih segar. Di setiap menu se’i sapi menyuguhkan olahan dedaunan pepaya dan singkong, karena orang makan lebih suka ke sayur sayuran. Enggak hanya ke lemaknya saja, unsur protein juga. Kalau semakin pedas, ada sayurnya, pasti ada rasa nambah lagi,” paparnya.

Menurutnya, meskipun restoran olahan daging sapi dimata masyarakat terlihat mewah, namun menikmati Se’i Se’i Sapi Kana tidak harus mengeluarkan uang terlalu banyak. Oleh karena itu, Se’i Se’i Sapi Kana sudah cukup terkenal di semua kalangan.

“Se’i Se’i Sapi Kana semua kalangan, enggak kocek kantong terlalu dalam. Jadi, oelanggan yang datang menyeluruh, seperti kemarin kedatangan artis bernama Cella Marcia, teman-teman indie Semarang, Mbak Soegi pun sering makan di sini,” ujarnya. (dik/gih)