Kudus  

Lepas Atlet, Harapkan Bisa Harumkan Nama Kudus

APRESIASI: Bupati Kudus HM Hartopo saat melepas atlet silat Safira Dwi Meilani yang akan mengikuti South-East Asia (SEA) Pencak Silat Championships Singapura di Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (11/2/2022) siang. (MUHAMMAD ABDUL MUTTHOLIB / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memberikan dukungan penuh kepada Safira Dwi Meilani, atlet silat asal Kudus yang akan mengikuti ajang South-East Asia (SEA) Pencak Silat Championships Singapura. Dukungan tersebut diberikan pada saat Bupati Kudus HM Hartopo melepas Safira di Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (11/2/2022).

Pihaknya berharap, Safira dapat semakin mengharumkan nama Kudus dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dengan meraih hasil terbaik pada kompetisi tingkat internasional tersebut. Namun demikian, Safira diminta untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuhnya. Sebab, kompetisi digelar di tengah situasi pandemi.

“Di era pandemi ini, kami mewanti-wanti betul, apakah sudah ada screening atau belum  sebelumnya. Jangan sampai ketika sudah berangkat nanti sia-sia. Karena ini betul-betul bisa membanggakan Kabupaten Kudus,” kata Hartopo.

Sebagai upaya antisipasi, Pemkab Kudus memfasilitasi Safira untuk melakukan tes PCR untuk deteksi dini Covid-19. “Kita fasilitasi untuk melakukan swab di Rumah Sakit, karena tanggal 13 ini harus sudah berangkat ke Semarang untuk mengikuti Training Center. Kemudian diberangkatkan ke Singapura,” terangnya.

Langkah tersebut dilakukan, sebagai upaya proteksi diri. Karena kasus Covid-19 di Indonesia kembali bertambah. “Karena Covid-19 sedang naik lagi di Indonesia, begitu pula di Kudus. Kemudian kalau kita lihat, banyak juga atlet yang gagal mengikuti kompetisi internasional karena terdeteksi Covid-19,” paparnya.

Sementara itu, Safira Dwi Meilani mengungkapkan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memperoleh medali emas dan mengharumkan nama Kudus. Namun demikian, Safira tetap mewaspadai seluruh lawan-lawannya. Terutama Malaysia dan Vietnam.

“Persiapannya tentu latihan secara rutin. Untuk kompetisi ini, InsyaAllah emas. Tapi kalau lihat dari turnamen-turnamen sebelumnya, ada dua lawan yang perlu diwaspadai. Pertama dari Malaysia, kemudian yang kedua dari Vietnam,” pungkasnya. (abd/fat)