Pati  

Kurang Dua Bulan, Ada 78 Kasus DBD di Pati

Aviani Tritanti Venusia Kepala Dinas Kesehatahan Kabupaten Pati. (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati mencatat, pada awal 2022 ini terdapat 78 kasus demam berdarah dengue (DBD). Dengan banyaknya temuan tersebut masyarakat mengimbau agar tidak lengah terhadap penyakit tersebut.

Kepala DKK Pati Aviani Tritanti Venusia menjelaskan, setiap musim penghujan pastinya terjadi peningkatan kasus DBD. Dirinya mengaku untuk saat ini belum ada peningkatan yang cukup signifikan, akan tetapi pencegahan-pencegahan harus tetap dilakukan.

“Memang selama adanya pandemi ini tidak terjadi lonjakan yang dratis untuk kasus DBD. Saya juga tidak tahu secara pasti penyebabnya. Akan tetapi penyakit tersebut perlu di perhatikan,” ujar Aviani, belum lama ini.

Dirinya menambahkan, angka kasus DBD tersebut dilihat dari hasil pantau minggu ke 5. Selain itu, yang terjangit DBD ini tidak hanya didominasi oleh anak-anak saja, namun ada dari usia dewasa.

“Saat musim penghujan seperti ini banyak genangan air yang dapat meningkatkan populasi nyamuk aedes aegypati. Maka dari itulah saya meminta masyarakat untuk gencar melakukan PSN,” imbuhnya.

Pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan seperti fogging. Namun upaya tersebut sebagai langkah sementara, sebab hanya dapat membunuh nyamuk dewasa. Selain itu, pihaknya juga tidak bisa memenuhi permintaan semua masyarakat.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekitar. Supaya bisa membinasakan sarang dan telur-telur nyamuk,” pungkasnya. (cr7/fat)