PATI, Joglo Jateng – Dalam upaya percepatan vaksinasi dosis kedua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati meminta kepada para bidan desa untuk menyuntikkan vaksin pada 10 lansia dalam satu hari. Proses vaksinasi dosis kedua di Pati tergolong lambat.
Hal tersebut bila dilihat dari hasil capaian vaksin. Apalagi jika di bandingkan dengan daerah-daerah lainnya.
Bupati Pati Haryanto mengatakan, agar dapat meningkatkan angka capaian vaksin dosis kedua, pihaknya akan melakukan upaya lain. Yakni dengan bantuan dari pihak bidan desa.
“Sehari minimal menyuntikkan vaksin ke 10 lansia. Kalau semisal lebih juga boleh. Hal itu gunakan mempercepat vaksinasi dosis kedua bagi lansia,” ujar Haryanto, beberapa hari lalu.
Dirinya menuturkan, apabila upaya kedepan yang dilakukan oleh pihaknya dapat berjalan dengan baik, maka dalam kurun waktu 10 hari capaian vaksinasi lansia dapat tercapai. “Di Kabupaten Pati capaian vaksinasi dosis kedua bagi lansia baru mencapai 46 persen. Sedangkan target yang dibutuhkan sejumlah 60 persen,” ungkapnya.
Haryanto mengaku terkait jadwal kebijakan sudah di tetapkan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati. Dirinya menuntut agar para tenaga kesehatan untuk menggenjot vaksinasi dosis kedua.
“Sudah kita atur. Jadi 401 desa memiliki bidan. Setiap satu bidan minimal sehari menyuntikan vaksin ke 10 lansia. Seharusnya bisa, apalagi paham kondisi desa,” tandasnya. (cr7/fat)










