PATI, Joglo Jateng – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kabupaten Pati terus mengenjot proses percepatan vaksinasi, khususnya bagi lansia. Bedasarkan data dari DKK, vaksinasi dosis kedua baru mencapai 50,60 persen.
Kepala DKK Pati Aviani Tritanti Venusia mengatakan, sasaran vaksinasi bagi lansia yakni sejumlah 140.488 penerima. Sedangkan hingga saat ini pencapaiannya baru 71.081 lansia.
“Vaksinasi lansia dosis kedua baru 50,60 persen. Sedangkan vaksin dosis pertama bagi lansia yakni sejumlah 96.625 penerima atau sudah mencapai 68.78 persen,” jelas Aviani, belum lama ini.
Dirinya menuturkan, peningkatan proses vaksinasi tergolong lambat, dengan berbagai alasan. Akan tetapi ia mengaku bahwa cukup ada angka kenaikan meskipun sedikit. “Vaksis kedua belum selesai. Adapun jumlah vaksinasi dosis ketiga bagi lansia baru menyentuh angka 6.158 penerima. Angka tersebut sama 4,38 persen dari jumlah sasaran yang ditentukan,” imbuhnya.
Selain itu, dirinya menjelaskan ada beberapa kendala yang kerap dialami oleh pihaknya saat memberikan vaksin. Ia menyebut bahwa masyarakat menggap bahwa vaksis kedua ini tidak penting.
“Vaksinasi dosis kedua ini kurang diminati. Yang menjadi kendala karena lansia mempunyai penyakit lain, tidak bisa datang ke tempat vaksinasi dan ada juga yang tidak diperbolehkan oleh keluaranya,” tandasnya. (cr7/fat)










