PEMALANG, Joglo Jateng – Dalam rangka mendukung perkembangan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bekerjasama dengan PT. Indomarco untuk meluaskan pemasaran di retail modern dalam bentuk kurasi produk. Dengan kerjasama ini harapannya dapat mendukung para pelaku UMKM di Pemalang untuk mengambangkan usahanya.
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengatakan, program kerjasama ini telah berjalan sejak akhir 2021. Para pelaku UMKM bisa memasarkan produk mereka ke retail modern. Oleh karena itu pihaknya menekankan kepada pelaku UMKM agar dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Serta berinovasi dengan mengikuti pelatihan.
Dengan itu, ia menekankan, kepada Dinas Koperasi, Perindustrian, UMKM, dan Perdagangan (Diskoperindag) agar memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM. Sehingga pelaku UMKM paham bagaimana cara pengemasan produk yang benar, agar lebih layak dipasarkan di retail modern.
“Diharapkan Diskoperindag dapat melakukan pembinaan terkait branding, packaging produk UMKM, dan marketing. Sehingga produk-produk UMKM di Kabupaten Pemalang dapat dikenal masyarakat dan kedepannya mampu bersaing di dunia industri Selain itu dengan penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah Lintas Sektor UMKM bisa memberdayakan para pelaku usaha,” ucapnya di salah satu retail modern di Alun-alun Pemalang, Rabu (16/3).
Lebih lanjut, Kepala Diskoperindag Hepi Triyanto mengatakan, pemberian Sertifikat Hak Atas Tanah Lintas Sektor diberikan kepada 300 pelaku UMKM. Di mana secara simbolis diserahkan ke enam pelaku UMKM. Harapannya hak itu bisa mendorong kemajuan UMKM terutama yang terdampak Covid-19 saat ini.
Sementara itu, Manajemen Indomaret PT. Indomarco Prismatama Cabang Cirebon Untung Waluyo mengatakan, launching ditahun 2022 adalah acara yang ke tiga. Di mana di seluruh Indonesia sudah ada 31 cabang. Ia menjelaskan, dari adanya kerjasama ini, pihaknya bisa memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk bisa maju dan berkembang bersama retail modern.
Ia menuturkan, ada beberapa kesempatan bagi UMKM yang produksinya memang sudah bagus dan butuh tempat untuk memasarkan. Harapanya dari sekitar 15 produk yang sudah masuk atau lolos seleksi, bisa diterima oleh konsumen. Sehingga produk-produk tersebut bisa terus maju berkembang.
“Kami harapkan dengan sinergitas ini, bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM. Sehingga kedepannya jika diterima baik oleh konsumen, kami akan perluas pemasaran. Tidak hanya di Pemalang tapi ke Jawa Tengah,” ucapnya. (fan/all)










