KOTA, Joglo Jogja – Peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dinilai penting. Yaitu dalam mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Peningkatan taraf hidup dan pengentasan kemiskinan menjadi harapan terhadap adanya PKH.
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta Maryustion Tonang mengatakan, pihaknya menaruh harapan besar terhadap para pendamping PKH. Dimana perannya terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat sangat penting.
“Saya menaruh harapan besar kepada para pendamping PKH. Karena dengan adanya mereka, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengurangi kemiskinan di Kota Yogyakarta,” ungkapnya, Kamis (24/3).
Lebih jauh, pentingnya peran PKH kemudian harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas para PKH. Sehingga pihaknya mendukung PKH dengan menyelenggarakan Workshop SDM PKH.
Menurutnya, workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pendamping PKH. Agar seluruh program PKH dapat berjalan dengan lancar.
“Workshop ini memberikan pembekalan kepada pendamping PKH agar lebih profesional, tangguh, dan handal. Sehingga tercipta pelayanan yang lebih baik dan optimal kepada KPM,” Lanjutnya.
Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menambahkan, pendamping PKH harus menjadi sumber daya manusia yang unggul. Selain itu, mereka juga dituntut harus siap dalam menghadapi dinamika perubahan. Seperti perubahan situasi saat pandemi.
Sehingga, para PKH dituntut harus kreatif dalam mendampingi KPM. Ia berharap, pendamping PKH dapat memaksimalkan peran, fungsi, serta membantu masyarakat miskin dalam meningkatkan harapan hidup yang lebih sejahtera.
“Diharapkan semua menjalankan secara maksimal sebagai fasilitator, mediator, advokator, edukator dan motivator PKH. Kami pemerintah mendukung penuh kegiatan PKH,” imbuhnya. (fif/bid)










