SEMARANG, Joglo Jateng – Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Ndalan (Sandal) Nusantara mendapatkan respon baik dari pihak Kecamatan Semarang Selatan. Pasalnya, Ponpes ini berhasil merangkul anak jalanan dan remaja bermasalah untuk nyantri di ponpes yang berlokasi di Jalan Pleburan Raya No.42, Semarang itu.
Hal itu diungkapkan oleh Camat Semarang Selatan Ronny Tjahjo Nugroho saat berkunjung di pondok tersebut, belum lama ini. Ia menyampaikan, kunjungannya tidak hanya satu kali saja, bahkan sebelumnya dirinya mendapat undangan pengajian dari Gus Huda. Maka saat ini, pihaknya yang inisiatif datang ke ponpes tersebut.
“Biasanya kami dipanggil Gus Huda untuk menghadiri acara pengajian di sini. Kali ini kami sengaja berkunjung ke sini untuk bersilaturahmi bersama jajaran dan Dharma Wanita,” ujarnya, kepada Joglo Jateng di sela-sela kegiatan.
Tujuan berkunjung di Ponpes Sandal ini, lanjutnya, sebagai ajang silaturahmi antara Kecamatan Semarang Selatan dengan ponpes ini. Selain itu, Ronny bersama jajarannya mengapresiasi kinerja Gus Huda yang telah berhasil merangkul banyak anak jalanan dan remaja bermasalah untuk lebih baik.
“Saya sangat apresiasi kepada Gus Huda, di mana beliau telah banyak merangkul adik-adik kita yang berada di jalanan untuk bergabung di Sandal dengan harapan menjadi lebih baik. Bahkan para santripun terlihat menikmati bimbingan, pelajaran, di bawah naungan Gus Huda,” tuturnya.
Ia mengatakan, keberadaan ponpes tersebut membantu pihaknya dalam menangani persoalan anak jalanan dan remaja bermasalah. Meskipun, Ronny belum bisa menyupport secara maksimal terhadap Ponpes Sandal.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Sandal Gus Huda mengucapkan terima kasih atas kunjungan seluruh jajaran Kecamatan Semarang Selatan, yang rela bersilaturahmi di pondoknya.
“Saya ucapkan terima kasih sekali kepada Pak Camat beserta jajaran staf kecamatan yang dengan sengaja hadir ke sini. Yang jelas, ajang silaturahmi ini harus terus dilakukan. Saya berharap, pihak kecamatan dan Yayasan Sandal ke depan dapat bersinergi dalam mengadakan suatu kegiatan,” ucapnya. (dik/gih)










