SLEMAN, Joglo Jogja – Pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan dibeberapa daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Sleman. Vaksinasi booster ditargetkan mencapai angka 80 persen pada bulan April. Agar kegiatan silaturahmi saat Idul Fitri bisa dilakukan.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sleman, Arif Kurniawan mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mengawasi perkembangan vaksinasi. Mengingat tinggal menghitung hari sudah memasuki bulan suci Ramadhan.
“Target akhir April kita sudah 80 persen untuk dosis ketiga,” ungkapnya belum lama ini.
Lebih jauh ia menjelaskan, target tersebut merupakan hasil dari kesepakatan setelah melakukan koordinasi dengan Bupati Sleman beserta jajarannya. Tujuannya, agar lebaran ini sudah di atas 80 persen. Sehingga saat lebaran dapat dilaksanakan secara normal.
Menurutnya, semarak bulan ramadhan dan hari raya idul Fitri sudah lama tidak terasa sejak adanya pandemi Covid-19. Sehingga, untuk lebaran kali ini, ia berharap vaksinasi bisa berjalan lancar. Agar masyarakat bisa melakukan silaturahmi saat lebaran.
“Atau minimal tidak seperti tahun-tahun kemarin yang gak ada silaturahmi dan kegiatan Ramadhan,” lanjutnya.
Nilai kearifan lokal saat bulan ramadhan menurutnya juga bisa meningkatkan berbagai macam sektor. Salah satunya adalah sektor ekonomi. Dimana masyarakat ramai menggelar bazar atau berjualan takjil disepanjang jalan.
Menurutnya hal tersebut menjadi hal yang positif. Karena dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Bahkan, menurutnya orang yang tidak puasa pun kadang ikut berjualan.
Semarak tersebut yang ia lihat sebagai semangat masyarakat, sekaligus sebagai bukti bahwa masyarakat punya semangat untuk meningkatkan perekonomian. Sehingga pihaknya terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi.
“Kami selalu mengawasi agar percepatan vaksinasi bisa terus digencarkan. Akan tetapi, konsistensi kita untuk tetap menjaga protokol kesehatan juga harus terus diterapkan,” pungkasnya. (fif/bid)










