Pemanfaatan TikTok sebagai Media Pembelajaran Sistem Gerak pada Manusia

Oleh: Ngatini, S. Pd
Guru IPA SMPN 3 Demak, Kab. Demak

TIKTOK merupakan salah satu aplikasi yang saat ini banyak dimainkan, ditonton, dan digemari oleh masyarakat di Indonesia. TikTok memiliki fitur yang memungkinkan penggunanya untuk membagikan video miliknya ke berbagai media sosial. Setiap video yang dibagikan melalui aplikasi TikTok terdapat watermark berupa username dan logo dari aplikasi, sehingga konten dari TikTok memiliki ciri khas tersendiri (radarbangsa.com).

Demam TikTok sudah melanda di berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang tua baik pria dan wanita. Penggunaan aplikasi TikTok di kalangan anak-anak maupun remaja menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat umum. Pro-kontra terjadi karena banyak tampilan-tampilan yang vulgar, baik secara audio maupun visual. Aplikasi TikTok ini juga banyak disalahgunakan pada kalangan anak-anak, dewasa, maupun orang tua.

Begitu dahsyat pengaruh aplikasi TikTok di kalangan remaja. Begitu juga yang terjadi pada peserta didik di SMP Negeri 3 Demak kelas 8H. Kenyataan ini penulis ketahui secara langsung ketika mengajar di kelas. Namun yang terjadi, sungguh sangat diluar dugaan banyak peserta didik yang asyik dengan ponsel masing-masing dengan ber-TikTok.

Melihat kondisi seperti di atas, sebagai pendidik harus dapat mencari celah agar dapat memanfaatkan TikTok secara maksimal. Untuk menolak adanya TikTok atau anti TikTok jelas tidaklah mungkin. Karena banyak konten yang sifatnya negatif, maka sebagai pendidik harus bisa mengimbangi dengan konten yang bersifat positif. Untuk mengimbangi pendidik harus mampu menyesuaikan diri dengan tren yang ada. Penulis mencoba mengaplikasikan TikTok sebagai media pembelajaran dalam materi Sistem Gerak pada Manusia.

Sistem gerak pada manusia, terdiri gerak aktif dan gerak pasif. Alat gerak aktif berupa otot, alat gerak pasif berupa kerangka. Langkah-langkah yang penulis lakukan sebelum pembelajaran adalah, pertama, memutar beberapa video edukasi di aplikasi TikTok. Video yang diputar terkait dengan materi sistem gerak pada manusia. Peserta didik merangkum video yang telah disaksikan. Kedua, guru membentuk kelompok, tiap kelompok terdiri 4-5 orang. Ketiga, membimbing tiap kelompok untuk menentukan tema apa yang akan dibuat. Keempat, menentukan konten seperti apa yang dipilih. Kelima, memilih gaya atau cara yang akan digunakan untuk menyampaikan kepada pengguna TikTok (secara audio ataupun visual). Keenam, jangan lupa membuat konsep konten yang kita mainkan. Dan yang terakhir adalah mainkan.

Dalam kegiatan ini, peserta didik harus mematuhi syarat penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran. Agar peserta didik dapat memaksimalkan manfaat serta dapat meminimalisir munculnya dampak negatif dari gerak ataupun suara yang kita gunakan. Kalau sudah terbiasa menggunakan TikTok untuk mengalihkan perhatian peserta didik yang selalu mencari konten negatif ke arah yang positif. Kegiatan ini dijadikan suatu pembiasaan.

Melalui pembiasaan yang dilakukan peserta didik dengan membuka akun TikTok untuk bertemu dengan konten yang positif dan menghindari konten yang negatif atau konten yang tidak pantas. Peserta didik dapat mempelajari hal baru melalui aplikasi TikTok yang lebih menarik dan pembelajaran tidak membosankan. Sehingga membuat peserta didik merasa senang dan nyaman dengan pembelajaran yang sudah kita arahkan. (*)