Keefektifan Pembelajaran Matematika Model PBL Berbantuan Video

Oleh: Imron Ashadi, S.Pd., M.Pd.
Guru Matematika SMP Negeri 3 Demak

PEMBELAJARAN pada dasarnya merupakan upaya untuk mengarahkan peserta didik ke dalam proses belajar sehingga dapat memperoleh tujuan belajar sesuai dengan apa yang diharapkan. Seiring dengan perkembangan zaman proses pembelajaran memerlukan sebuah strategi menekankan pada partisipasi peserta didik. Kualitas pembelajaran meningkat jika peserta didik memperoleh kesempatan yang luas untuk bertanya, berdiskusi, dan menggunakan secara aktif pengetahuan baru yang diperoleh.

Proses pembelajaran selama ini pada umumnya masih terkesan hanya berpusat pada guru yang menganggap  guru adalah satu-satunya sumber utama dan serba tahu, sedangkan peserta didik menerima apa yang diberikan oleh guru, sehingga ceramah merupakan satu-satunya pilihan yang dianggap paling cocok dalam strategi pembelajaran. Hal inilah yang menyebabkan hasil pembelajaran tidak sesuai dengan harapan, peserta hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis dan bertindak pasif, sedangkan guru bertindak aktif dalam memberikan informasi. Pembelajaran matematika diharapkan lebih bervariasi baik metode maupun strateginya guna mengoptimalkan aktivitas, minat, dan prestasi  siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi maupun pendekatan dalam mendesain model pembelajaran agar tercipta  iklim pembelajaran aktif yang bermakna untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Problem Based Learning (PBL) merupakan jenis pembelajaran di kelas yang berpusat pada peserta didik dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk menemukan pengetahuan yang bermakna dan penerapannya. PBL merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat memberikan kondisi belajar aktif. PBL adalah suatu model pembelajaran yang melibatkan peserta didik untuk memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga peserta didik dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan untuk memecahkan masalah.

Pembelajaran model PBL dimulai dari masalah, kemudian peserta didik memperdalam pengetahuannya tentang apa yang mereka telah ketahui dan apa yang mereka perlu ketahui untuk memecahkan masalah tersebut. Peserta didik dapat memilih masalah untuk dipecahkan sehingga mereka terdorong berperan aktif dalam belajar.

Pembelajaran berbasis masalah menjadikan peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran. Guru menghadirkan masalah dunia nyata dengan memberikan pemicu masalah agar siswa berusaha untuk menelaah masalah yang dihadapi tersebut sehingga mampu untuk menyelesaikannya. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa model PBL dapat memberikan pengalaman yang kaya kepada siswa. Penggunaan PBL dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang apa yang mereka pelajari sehingga diharapkan mereka dapat menerapkannya dalam kondisi nyata pada kehidupan sehari-hari.

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, komputer atau gadget dapat digunakan sebagai sarana penunjang keberhasilan pembelajaran berbasis masalah.  Penggunaan komputer atau gadget sebagai multimedia dalam pembelajaran dapat mendorong peserta didik untuk aktif dalam mencari informasi secara cepat dan efisien. Dengan memanfaatkan teknologi proses belajar untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi semakin cepat, hemat waktu, dan prosesnya akan semakin individual sesuai dengan kebutuhan setiap siswa, tetapi sekaligus massal.

Multimedia pembelajaran mampu menyajikan informasi secara komplek. Multimedia mampu mengintegrasikan informasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, seperti pembelajaran matematika materi garis singgung lingkaran. Dalam pembelajaran matematika garis singgung lingkaran, beberapa konsep abstrak yang sulit disampaikan, memerlukan akurasi yang tepat, maupun simulasi yang perlu diulang dapat dilaksanakan dengan bantuan teknologi multimedia video pembelajaran. Hal ini akan membangun struktur pemahaman siswa tentang konsep yang diajarkan. Sehingga hasil pembelajaran secara efektif dapat tercapai.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis  berkesimpulan penggunaan pembelajaran matematika model PBL berbantuan video pembelajaran pada materi garis singgung lingkaran akan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran. (*)