PATI, Joglo Jateng – Persatuan Sepakbola Indonesia Pati mengincar stadion milik tetangga, saat melakoni Liga 2 mendatang. Pasalnya, Stadion Joyo Kusumo yang menjadi kandang Laskar Saridin tersebut belum dinyatakan lolos verifikasi oleh Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Manajer Persipa Pati Dian Dwi Budiyanto mengatakan, pihaknya terus berupaya agar Stadion Joyokusumo dapat menjadi kandang. Namun demikian, pilihan kedua juga telah disiapkan apabila stadion kebanggaan masyarakat Pati itu tidak dapat digunakan..
“Kita tetap perjuangkan Joyokusumo dulu. Opsi ke dua baru bisa Jepara, atau bisa juga Citarum di Semarang,” kata Dian, belum lama ini.
Saat ditanya persiapan, Dian menjelaskan bahwa persiapan Persipa menghadapi Liga 2 telah mencapai 50 persen. Dengan kata lain, setengah kebutuhan tim telah terpenuhi. Hanya saja, Laskar Saridin masih memiliki kekurangan, salah satunya terkait investor.
“Kekurangan kita masih terbilang banyak, terutama investor. Selain itu, kita juga masih kekurangan sponsor, infrastruktur dan pemain-pemain incaran yang belum deal,” terangnya.
Dirinya juga menyampaikan perihal perjuangan Persipa di Stadion Joyokusumo. Menurutnya, kandang Kebo Landoh itu memiliki arti lebih dari sekadar kandang. Oleh sebab itu, Dian memiliki keinginan kuat agar stadion tersebut bisa digunakan Persipa saat melakoni kompetisi Liga 2.
Selebihnya, pihaknya berharap supaya sponsor yang telah menjalin kerja sama tahun lalu dapat bertahan. Sehingga, sponsor dapat memberikan andil ketika membersamai Persipa di Liga 2 yang akan berlangsung Agustus mendatang. (cr7/abd)










