EDY Supriyanta resmi menjadi Pejabat (Pj) Bupati Jepara. Usai pelantikan, Edy mengatakan, dirinya akan berfokus akan membenahi terkait administrasi, operasional, serta pelayanan publik di Kabupaten Jepara.
“Tentuntya ada tugas yang harus dilakukan yang berkaitan dengan pemerintah. Agar supaya kelancaran administrasi maupun operasional. Semangat dari kita semua, kita perlu memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya Jepara. Yaitu pelayanan publik dan hal-hal yang penting di sana, seperti infrastruktur, pariwisata, peningkatan UMKM, kesehatan, dan sebagainya,” ucap Edy saat ditemui Joglo Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja.
Ia memastikan, setelah pelantikan akan melakukan rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terkait program jangka pendek dan panjang. “Nanti dalam waktu dekat akan rapat dengan teman-teman OPD di Jepara. Untuk bahan kebijakan lebih lanjut,” katanya.
Saat ditanya apakah ada kedekatan dengan Kabupaten Jepara, Edy menanggapi bahwa dirinya sejak duduk di bangku TK hingga SMA yakni bersekolah di Kabupaten Jepara. Pastinya ia paham betul karakteristik wilayah Kota Ukir, sehingga dirinya optimistis akan dapat menjalamkan program.
Selain itu, Edy menyebut program khsusunya di Kabupaten Jepara adalah pelayanan pengaduan masyarakat secara langsung yang bisa datang ke kantornya. “Pelayanan publik pengaduan masyarakat harus saya bentuk yang lebih intens. Masyarakat bisa langsung datang ke kami, apapun permasalahan sampaikan ke kami dan itu merupakan kebijakan yang kita ambil. Program panjang, nanti kita atur,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko berharap, Pj Bupati Jepara bisa memberikan dampak baik di wilayahnya. Ia tak menginginkan adanya kesulitan di birokraksi dan lembaga.
“Tentunya akan memberikan dampak baik atas Jepara, karena pengisian jabatan kosong sesuai regulasi. Harapannya, jaga kesulitan birokrasi dan lembaga bisa diselesaikan. Pesan atau catatan tidak ada yang saya sampaikan, cukup itu saja,” paparnya kepada Joglo Jateng. (dik/gih)










